Yang Isolasi Tinggal 2 Orang Vaksinasi di Bantul Jalan Terus


  Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bantul terus melandai, walaupun Pemberlakuan Pembatas Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga sekarang masih diberlakukan level 2.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Agus Budi Raharjo SKM MKs menjelaskan, hingga Selasa (17/5/2022) kemarin kasus Covid- 19 tinggal menyisakan 2 orang yang diisolasi. Mereka dari Kapanewon Pandak dan Kapanewon Piyungan.

Data selengkapnya selama pandemi Covid-19 di Bantul, jumlah kasus paparan seluruhnya 73.795 orang, sembuh 72.082 orang, meninggal 1.711 orang, yang masih isolasi 2 orang.
“Dalam sepekan ini ada satu orang meninggal, tetapi tidak ada penambahan kasus baru, tinggal 2 orang masih menjalani isolasi di Pandak dan Piyungan,” jelas Kepala Dinkes Bantul.

Guna mempertahankan kondisi yang sudah melandai ini, Pemkab Bantul dalam hal ini Dinas Kesehatan Bantul terus menggalakkan vaksinasi, dosis 1 , dosis 2 dan utamanya dosis 3 atau vaksinasi booster yang fungsinya untuk menguatkan dosis 1 dan 2.

Warga yang mau vaksinasi dosis 1, dosis 2 maupun booster bisa datang ke Dinkes, Puskesmas maupun Rumah Sakit. Di halaman Diskes Bantul warga datang untuk vaksinasi booster rata- rata 100 orang setiap hari.

Bahkan mulai Rabu (18/5/2022) hari ini ditambah satu titik untuk vaksinasi, utamanya untuk booster di Makodim 0729 Bantul. Di Kodim 0729 Bantul Rabu hari ini dilakukan pembagian BLT, maka sekalian kerjasama Diskes dan Kodim 0729 Bantul mengadakan vaksinasi dosis 1, dosis 2 dan dosis 3 atau booster selama sepekat atau mungkin bisa 10 hari.

Sementara pencapaian vaksinasi di Bantul, untuk vaksin dosis 1 sudah tercapai 87, 7 persen, dosis 2 tercapai 84, 2 persen. Sedangkan untuk dosis 3 atau booster baru sekitar 20 persen. Diakui oleh Kepala Dinkes Bantul, sampai saat ini kesadaran dan minat masyarakat untuk mengikuti vaksinasi booster masih rendah. Padahal vaksinasi booster atau dosis 3 itu untuk menguatkan dosis 1 dan 2.

“Selain kurangnya minat dan kesadaran, pengertian di masyarakat pemberian vaksinasi dosis 1 dan dosis 2 itu dikira sudah lengkap, termasuk syarat pelayanan publik hanya cukup dosis 1 dan 2. Karena itu masih perlu digalakkan edukasi dan sosialisasi pentingnya vaksinasi booster, ” pungkas Agus.

sumber : https://www.krjogja.com/berita-lokal/diy/bantul/yang-isolasi-tinggal-2-orang-vaksinasi-di-bantul-jalan-terus/2/

Post a Comment

0 Comments