Sidoarjo PPKM Level 1, Kejar Target Capaian Vaksinasi Booster


 Di wilayah aglomerasi Surabaya Raya, hanya Sidoarjo yang kini telah berstatus PPKM level 1. Dalam perpanjangan terbaru PPKM Jawa-Bali sesuai Instruksi Mendagri Nomor 24 Tahun 2022, Surabaya dan Gresik masuk dalam PPKM level 2.

Karena telah berstatus PPKM level 1, maka ada pelonggaran lebih untuk Kota Delta dibandingkan kabupaten/kota terdekatnya itu. Termasuk kapasitas tempat kegiatan dan ibadah bisa 100 persen. Demikian juga pembelajaran tatap muka (PTM) untuk para anak didik.

Saat ini, Pemkab Sidoarjo tengah menggenjot capaian vaksinasi booster. Target vaksinasi booster ditetapkan 30 persen. Seharusnya target itu dipenuhi sebelum hari raya. Namun, kenyataannya, target belum tercapai. Hingga Selasa (10/5), baru 24 persen warga yang mendapatkan suntikan dosis ketiga itu.

Salah satu persentase kelompok sasaran yang masih rendah adalah remaja. Capaiannya baru 2,3 persen dari jumlah sasaran. Termasuk kelompok lansia yang cakupan vaksinasinya baru mencapai 19 persen. Guna mencapai target yang ditetapkan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo akan kembali melangsungkan vaksinasi massal di pusat perbelanjaan.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sidoarjo dr M. Atho’illah menyatakan, selama ini vaksinasi terus berjalan dan aman. Tidak ada kendala yang ditemui selama penyuntikan kepada warga. ”Jumlah vaksin juga masih aman,” katanya.

Vaksin dengan beragam jenis, mulai Sinovac, AstraZeneca, Moderna, hingga Pfizer, masih tersedia dan mencukupi untuk melaksanakan vaksinasi warga dosis pertama, kedua, dan ketiga. Sampai saat ini, capaian total untuk vaksinasi pertama dan kedua juga belum 100 persen.

Meski capaian vaksinasi belum 100 persen, warga sudah lebih leluasa melakukan berbagai aktivitas. Bahkan, beberapa warga abai dengan protokol kesehatan (prokes). Saat berkumpul dengan banyak orang, mereka tidak memakai masker.

Kebiasaan seperti itulah yang tidak diharapkan dinkes. Mereka mengimbau warga untuk tetap taat prokes. ”Masker harus tetap dipakai. Termasuk menjaga kebersihan tangan,” tutur Kepala Dinkes Sidoarjo drg Syaf Satriawarman SpPros.

Sejauh ini vaksin yang diberikan kepada warga adalah vaksin Covid-19. Vaksin untuk kasus lain seperti penyakit hepatitis akut yang banyak dibicarakan saat ini belum ada. Di Sidoarjo pun belum ditemukan kasus tersebut pada anak-anak.

”Kasus hepatitis pada orang dewasa ada,” ujarnya. Jumlahnya mencapai tiga orang. Namun, kasus hepatitis pada orang dewasa ada sejak dulu. Bukan seperti yang tertera pada surat edaran Kemenkes. Yaitu, hepatitis akut menjangkiti anak usia 1 bulan hingga 16 tahun.

sumber : https://www.jawapos.com/surabaya/11/05/2022/sidoarjo-ppkm-level-1-kejar-target-capaian-vaksinasi-booster/?page=2

Post a Comment

0 Comments