Optimalkan Pembelajaran Hybrid, UK Petra Bangun Studio Kedap Suara

 Kualitas pembelajaran ditingkatkan Universitas Kristen (UK) Petra. Melalui studio kedap suara Virtual Teaching Booth (VTB) dan Podcasting Room, baik mahasiswa ataupun dosen bisa memanfaatkan fasilitas ini untuk mengoptimalkan pembelajaran. Termasuk membuat konten – konten pembelajaran.

Menurut Rektor UK Petra, Prof Djwantoro Hardjito, dua fasilitas studio kedap suara ini untuk mengoptimalkan pembelajaran usai pandemi. Di mana pembelajaran hybrid dan daring tidak bisa dilepaskan di era new normal.

Pengembangan studi kedap suara ini, kata Prof Djwantoro dibawah pusat pengembangan belajar mengajar (Excellence Learning Teaching Center) yang bertugas untuk memfasilitasi dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas belajar mengajar.

“Yang dipelajari (metode pembelajaran) saat pandemi ini susah payah. Jadi harus ditingkatkan konteks efektifitas pembelajarannya. Studio podcasting ini bisa untuk pembelajaran ataupun kegiatan mahasiswa seperti BEM dan akan diupload untuk platform spotify dan youtube,” ujar dia, Senin (23/5).

Saat ini, terangnya Prof Djwantoro, baru ada enam studio kedap suara yang telah disiapkan UK Petra untuk pengoptimalan pembelajaran. Empat diantaranya studio VTB dan dua studio podcasting. Rencananya, studi kedap suara ini nantinya akan digunakan di Gedung UK Petra yang berbeda.

Selain studio kedap suara ini, jelas Prof Djwantoro, dalam dua bulan ke depan akan dikembangkan hybrid classroom untuk pembelajaran. Selain digunakan untuk Pembelajan Tatap Muka (PTM), ruangan ini nantinya juga digunakan untuk pembelajaran secara daring dengan dilengkapi camera dan greenscreen. Sehingga pelaksanaan belajar akan lebih maksimal.

“Harapannya dalam Juni Juli bisa diwujudkan. Kita siapkan dua ruang dulu. Bentuknya seperti ruang kelas, ada screen dan kamera. Sehingga dosen bisa mengajar dikelas tapi juga memantau siapa yang ikut pembelajaran online karena sistemnya interaktif,” tandasnya.

Ditambahkan Kepala Excellence in Learning and Teaching Center (ELTC) UK Petra, Aditya Nugraha, keberadaan VTB dan Podcasting Room dan Smartboard ini diharapkan mampu memfasilitasi proses pembelajaran generasi millenial pasca era Covid 19. Fasilitas paling anyar yang menangkap para generasi millennial ini dikelola langsung oleh Excellence in Learning and Teaching Center (ELTC) UK Petra.

Ruang VTB yang berjumlah empat buah ini merupakan sebuah ruangan kedap suara yang didesain menyerupai studio kecil dilengkapi dengan berbagai peralatan audio visual yang baik.

Aditya merinci peralatan yang ada diantaranya laptop, high quality broadcasting camera, audio mixer digital, microphone condenser, headphone, green screen portable, ring light, document camera, dan digital writing atau drawing pad.

VTB kini sementara berada di Gedung T, Gedung C dan Gedung P kampus UK Petra. VTB dapat dimanfaatkan oleh baik itu tenaga pengajar, tenaga kependidikan hingga mahasiswa UK Petra untuk menunjang proses pembelajaran.

“Misalnya saja seperti merekam konten media social untuk tugas kuliah, live streaming bahkan menjadi narasumber di acara daring,” tambah Aditya.

Sementara itu, Podcasting room yang berada di Gedung T kampus UK Petra menjadi sebuah fasilitas yang memang khusus disediakan untuk pembuatan konten pembelajaran dengan sistem podcast agar lebih interaktif mengikuti zaman.

Tersedia dalam dua macam ruang yaitu ruang podcasting formal dan informal. Ruang podcasting formal didesain dengan konsep podcaster melakukan perbincangan dengan duduk saling berhadapan di meja panjang. Sedangkan Ruang Podcasting informal didesain dengan konsep podcaster melakukan perbincangan santai di ruang tamu dengan sofa.

Peralatan yang tersediapun diantaranya audio mixer digital, microphone condenser, headphone, SmartTV untuk display konten dan lain-lain. Sama seperti ruang VTB, ruangan ini juga dapat dimanfaatkan mulai dari mahasiswa, tenaga kependidikan hingga Biro mahasiswa pun juga dapat memanfaatkannya.

Tak hanya itu saja, UK Petra kini juga telah mempunyai Smartboard dengan ukuran 86 inchi. Yakni sebuah papan tulis digital yang memiliki layar sensitif, bisa disentuh dan terintegrasi dengan software yang ada di laptop misalnya Autocat, YouTube dan lain-lain.

Bahkan papan tulis ini dapat menyimpan informasi yang pernah ditulis diatasnya. Jadi mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan lebih menyenangkan, sebab dosen juga dapat langsung browsing internet di papan itu.

“Kami sangat mendukung proses pembelajaran di UK Petra menjadi lebih kreatif dan menarik. Tak hanya itu saja keamanan juga diperhatikan, staf ELTC secara rutin mensterilkan ruangan dan peralatan setelah digunakan. Oleh karena itu jadwal penggunaannya tidak bisa back-to-back atau perlu jeda untuk sterilisasi,” tandas Aditya.

sumber : https://www.harianbhirawa.co.id/optimalkan-pembelajaran-hybrid-uk-petra-bangun-studio-kedap-suara/

Post a Comment

0 Comments