Konsep WFH Permanen di Jabar, ASN Tak Mesti Kerja di Rumah


 Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tengah mengkaji kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) tanpa perlu datang ke kantor secara permanen.

Sekretaris Daerah Jabar Setiawan Wangsaatmadja mengatakan ada alasan pola baru tersebut bakal diterapkan kepada sejumlah ASN.

"Jadi bukan dari rumah tapi dari mana saja. Katakanlah salah satu jabatan fungsional itu namanya adalah analis kebijakan. Mereka-mereka ini bisa bekerja dari mana saja," ujar Setiawan di Bandung, Senin (9/5).

Adapun saat ini, kata Setiawan, ada sekitar 3.380 pegawai jabatan fungsional analis kebijakan yang mulai melakukan WFH. Dengan peraturan baru, para pegawai ini bisa bekerja dari mana saja tanpa harus datang ke kantor.

Meski begitu, monitoring absensi pegawai tetap dilakukan melalui aplikasi yang bisa diakses dari manapun.

"ASN nanti bisa work from Bali atau kami juga kembangkan work from Pangandaran. Tetapi kami harus analisa jabatannya mana saja dan yang penting bisa berkontribusi ke unit organisasinya. Selain itu, kami ada aplikasi absen yang mana itu memudahkan," tuturnya.

Meski bisa bekerja di luar kantor, kata Setiawan, pegawai diwajibkan tetap memenuhi standar kerja seperti mengisi daftar kehadiran dan aturan lainnya.

"Jadi, misalkan Pak Heri ditugaskan ke Bali. Dia kan kerja dari pagi kemudian bisa langsung absen dari mana saja. Ini punya Jabar dan yang penting kami kerja sesuai hitungan waktu masuk terpenuhi dan sistem bisa diubah," ujarnya.

ASN Pemprov Jabar saat ini tercatat mencapai 37.000 di mana 27.000 diantaranya menduduki jabatan fungsional.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan beberapa pekerjaan ASN ke depannya bisa dilakukan dari rumah alias work from home melalui sebuah sistem yang melibatkan kecanggihan teknologi digital.

Hal itu dikatakan Ridwan Kamil saat menjadi pembina apel pagi lingkungan Pemda Provinsi Jabar di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat.

Menurut Emil, sapaannya, BKD Jabar saat ini mulai memetakan mana ASN yang harus WFH dan yang harus tetap kerja ke kantor.

"Sedang dikaji apakah pasca pandemi terjadi adaptasi kebiasaan baru, apakah kerja-kerja yang bisa WFH 100 persen nanti akan dikaji. Nanti kita akan jadikan sebuah pola baru, contohnya tidak usah bertemu kalau di zoom sudah beres, 27 kab/kota bisa via zoom dan beres, nanti akan dikasih contoh apabila via zoom bisa dipermanenkan," katanya saat mengawali hari pertama kerja setelah libur Lebaran di Bandung, Senin (9/5).

sumber : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220509195631-20-794752/konsep-wfh-permanen-di-jabar-asn-tak-mesti-kerja-di-rumah

Post a Comment

0 Comments