Prancis 'Kembali Normal' Cabut Sebagian Besar Pembatasan COVID-19, Masker Tak Lagi Wajib


 Prancis telah mencabut sebagian besar pembatasan COVID-19. Kebijakan yang berlaku sejak Senin (14/3) tersebut tidak lagi mewajibkan pemakaian masker di sebagian besar tempat.

Tak hanya itu, orang-orang yang belum divaksin juga akan diperbolehkan untuk datang ke restoran, arena olahraga, dan tempat-tempat lainnya. Orang-orang di Prancis tidak lagi diharuskan menunjukkan bukti vaksinasi untuk menggunakan transportasi antardaerah atau memasuki tempat-tempat seperti restoran, bar, bioskop, teater, dan pameran.

Langkah ini sebelumnya telah diumumkan oleh pemerintah pada bulan lalu. Hal itu mengacu pada situasi yang membaik di rumah sakit. Selain itu, kasus COVID-19 juga mengalami penurunan selama berminggu-minggu. Kendati demikian, jumlah infeksi yang tercatat kembali meningkat selama beberapa hari terakhir. Hal itu menyebabkan sejumlah ilmuwan khawatir bahwa mungkin terlalu dini untuk mencabut pembatasan.

Kembali ke langkah "new normal", kebijakan itu tentu mendapat beragam respons positif dari warga. Seorang pemilik restoran di Paris, Laurent Negre, sangat menyambut baik langkah "kembali normal" ini. "Kami terbiasa dengan pembatasan dan protokol yang rumit ini sehingga kami akan lebih menikmati pekerjaan sekarang. Jadi ini kabar baik," katanya.

Bartholome Laisi mengatakan, "Ini hal yang baik karena orang akan bisa mendapatkan lebih banyak kebebasan bergerak. Tetapi kita perlu berhati-hati dan memantaunya, untuk menghindari gelombang lain segera setelahnya."

Jocelyne Muller merasa lega karena dirinya tak lagi harus mengenakan masker. Ia pun berharap kondisi semakin membaik sehingga bioskop dan tempat kesenian lainnya bisa segera dibuka.

"Lega bisa melepasnya meskipun masker tidak mengganggu saya secara khusus," katanya. "Sekarang kami hanya berharap itu akan membawa kembali orang-orang di bioskop, teater, dan semua tempat artistik."

Prancis yang memiliki penduduk sekitar 67 juta jiwa telah memvaksin 92 persen warganya yang berusia 12 tahun ke atas. Meski mengenakan masker tidak lagi diperlukan di sekolah, bisnis, dan kantor namun masih diwajibkan di transportasi umum dan di rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya.

sumber : https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00416538.html

Post a Comment

0 Comments