PPKM Turun ke Level 2, Pemkab Tangerang Enggan Longgarkan Protokol Kesehatan


 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang enggan melonggarkan penerapan protokol kesehatan, meski pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah tersebut turun ke level 2. Keengganan Pemkab Tangerang melonggarkan protokol kesehatan ini untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19.

"Kita tetap menerapkan aturan disiplin protokol kesehatan di masyarakat lantaran saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19. Kita enggak mau nanti kalau dilonggarkan berimbas menurunnya disiplin protokol kesehatan di masyarakat yang menyebabkan terjadi lonjakan di kemudian hari," ungkap Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (10/3/2022).

Dikatakan Hendra, angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang saat ini jauh menurun dibanding pertengahan bulan Februari 2022 lalu, Dipaparkan, pada pertengahan Februari, angka kasus baru di Kabupaten Tangerang bisa mencapai 1.500 hingga 2.000 kasus. Sementara saat ini, penambahan kasus baru hanya berkisar 300 hingga 400 kasus per hari.

"Saat ini BOR di RS yang ada di Kabupaten Tangerang hanya 21 persen dari total 1.300 bed atau kalau BOR Hotel Yasmin tinggal 14 persen (120 bed yang terpakai) dari 400 bed isolasi. Dengan positivity rate sekarang di Kabupaten Tangerang tinggal 4,92 persen," terangnya.

Meski kasus Covid-19 mengalami tren penurunan, Hendra berharap masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M (mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas) untuk mencegah timbulnya gelombang Covid-19 lanjutan.

"Kita terus juga berupaya mendorong pelaksanaan vaksinasi khususnya untuk vaksinasi dosis ketiga agar nantinya setelah masa pandemi diubah menjadi endemi masyarakat Kabupaten Tangerang sudah mencapai herd immunity," tegasnya.

sumber : https://www.beritasatu.com/megapolitan/901021/ppkm-turun-ke-level-2-pemkab-tangerang-enggan-longgarkan-protokol-kesehatan

Post a Comment

0 Comments