Penularan Covid-19 Tinggi, Manggarai Berlakukan WFH untuk ASN


 Penularan Covid-19 di Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur menunjukkan tren peningkatan yang luar biasa.

Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Manggarai merilis data penularan harian, hingga Kamis 10 Maret 2022, tercatat ada 1304 kasus aktif. Angka ini merangkak naik sejak pertengahan Februari 2022. Sebelumnya, kasus tertinggi terjadi pada 6 Maret 2022 yakni 217 kasus.

Dari jumlah tersebut, pasien Covid-19 yang sedang dirawat di RSUD dr Ben Mboi sebanyak 23 orang, sedang isolasi terpusat 145 orang dan yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 1136 orang.

Penularan Covid-29 menyebar di 12 kecamatan dengan rincian, Wae Rii 145 kasus , Ruteng 177, Cibal 50, Reok 68, Rahong Utara 59, Reok Barat 2, Lelak 25, Satar Mese Utara 12, Satar Mese Barat 62 dan Satar Mese 62.

Adapun total kasus positif selama dua tahun masa pandemi yang terangkum dari data swab antigen dan PCR berjumlah 8075 kasus dengan angka kesembuhan 6639 dan jumlah meninggal 132 kasus.

Virus asal Wuhan Tiongkok itu merebak hingga ke lingkungan sekolah dan kantor pemerintahan dan pusat pelayanan Kesehatan di Manggarai.

Guna memperlambat rantai penularan, Bupati Manggarai, Heribertus Geradus Laju Nabit menerbitkan Surat Edaran Nomor: Organ.065/24/III/2021 tentang Penegasan Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Surat edaran tersebut menindaklanjuti Instruksi Bupati Manggarai Nomor: HK/3/2022 tentang Penegasan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Di Kabupaten Manggarai, maka perlu dilakukan Penyesuaian Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara.

“Mengatur jumlah pegawai yang bekerja dari rumah ( Work From Home) 50% (lima puluh persen) dan bekerja dari kantor (work from office) sebanyak 50%,” bunyi poin pertama dalam surat edaran tersebut.

Bupati juga memerintahkan kepada para pemimpin perangkat daerah agar memastikan penugasan pejabat struktural minimal dua tingkat di bawah pemimpin perangkat daerah secara bergilir untuk tetap melaksanakan tugas di kantor selama pelaksanaan Work From Home.

“Pemimpin Perangkat Daerah/Unit Kerja agar menggunakan media informasi untuk penyampaian standar pelayanan baru melalui media publikasi, membuka media komunikasi online sebagai wadah konsultasi maupun pengaduan dan memastikan bahwa output dari produk pelayanan yang dilakukan secara daring/online maupun luring/offline tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” tegas Bupati Heribertus.

Bupati juga mengatur ketentuan bagi semua pegawai ASN yang melaksanakan WFH agar tetap berada di rumah melakukan pekerjaan kedinasan dan tidak diperkenankan melakukan pekerjaan kedinasan di luar rumah tanpa seizin atasan.

“Tidak diperkenankan melakukan pekerjaan lain di rumah kecuali untuk/ dan membeli bahan kebutuhan pokok, membeli obat, berobat ke rumah sakit dan hal mendesak lainnya atas izin atasan,” tekan Bupati.

Masih dalam SE tersebut, Kepala Dinas Pendidikan diperintahkan mengatur pelaksanaan pembelajaran bagi satuan Pendidikan (PAUD,SD, SMP) dengan mempedomani Instruksi Bupati Manggarai Nomor HK/03/2022 Tentang Penegasan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Manggarai.

sumber : https://www.tvonenews.com/daerah/bali/31095-penularan-covid-19-tinggi-manggarai-berlakukan-wfh-untuk-asn?page=3

Post a Comment

0 Comments