Pati Bertahan di Level 3, Pengunjung Objek Wisata Maksimal 30 Persen


 Pemerintah memutuskan untuk kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali dari tanggal 15-21 Maret 2022.

Hingga kini, kabupaten Pati masih bertahan di level 3 PPKM. Hal ini mengakibatkan banyak sektor harus menyesuaikan dengan PPKM Level 3, khususnya di sektor pariwisata.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Wisata Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati, Dwi Prasetya mengatakan, terdapat pembatasan jumlah pengunjung ke objek wisata, yakni tidak boleh melebihi 30 persen.

“Kebijakan tersebut sesuai dengan Instruksi Bupati yang baru nomor 10 tahun 2022 tentang PPKM bahwa di Kabupaten Pati berada di level 3,” jelasnya kepada mitrapost.com saat ditemui di kantornya belum lama ini.

Ia melanjutkan, terdapat beberapa destinasi wisata yang diatur dalam Intruksi Bupati, mulai dari destinasi Gua Pancur, Waduk Gunung Rowo, Jolong I dan Jolong II.

“Adapun destinasi wisata yang dibatasi pengunjungannya merupakan tempat yang sering dikunjungi para wisatawan, baik masyarakat Pati ataupun luar daerah. Sebab dapat menimbulkan kerumunan,” ucapnya.

Kemudian, terkait penambahan pengunjung, objek wiasata akan dilihat dari perkembangan status level PPKM di Kabupaten Pati. Hal itu bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Selain mengatur tentang pembatasan kegiatan di objek wisata alam, Intruksi Bupati tersebut juga mengatur wisata air dan karaoke ditutup. Kemudian, wisata religi dibuka terbatas hanya untuk warga Kabupaten Pati dengan kapasitas maksimal 50 persen,” tegas Dwi.

Sebagai informasi, status PPKM di wilayah Jawa-Bali tertuang dalam Instruksi Mendagri nomor 16 tahun 2022. Di Jawa Tengah, ada 9 daerah yang masuk PPKM level 2,25 daerah masuk PPKM level 3, serta masih ada 1 daerah di PPKM level 4.

sumber :https://mitrapost.com/2022/03/21/pati-bertahan-di-level-3-pengunjung-objek-wisata-maksimal-30-persen/

Post a Comment

0 Comments