Angka Covid-19 di Kota Semarang Menurun, Hendi Minta Masyarakat Tetap Prokes dan Jangan Lupa Vaksinasi


  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan jika kasus Covid-19 di Kota Semarang sudah menurun.

Pada Rabu 2 Februari 2022 lalu, Wali Kota Semarang itu menyampaikan jika Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Semarang berada pada angka 40%.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang itu menegaskan jika masih banyak tempat tidur isolasi yang kosong di rumah sakit. Jadi masyarakat tidak perlu panik.

“Harapannya masyarakat tidak panik, karena rumah sakit tidak membludak," ucap Hendi, sapaannya.

Pada pekan lalu, Covid-19 aktif mencapai 1.000 kasus. Sedangkan, berdasarkan data pada laman siagacorona.semarangkota.go.id, hingga Kamis 3 Februari 2022 tercatat Covid-19 aktif sudah tinggal 713 kasus dengan rincian 454 warga Semarang dan 259 warga luar kota.

Meskipun kasus menurun, namun Hendi mengingatkan pandemi Covid-19 belum selesai. Jadi dia meminta warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Peringatan yang disampaikan Hendi itu tentu saja untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Semarang

"Meski tren kasus memang cenderung turun tapi untuk melakukan kegiatan tetap dengan disiplin prokes dan jangan lupa vaksin,” pintanya.

Selain itu Hendi meminta masyarakat untuk segera mengikuti vaksinasi. Sebab angka kematian Covid-19 yang beberapa waktu terakhir terjadi disebabkan lantaran bekum melakukan vaksinasi lengkap atau bahkan belum divaksin sama sekali.

Di sisi lain, pasien yang tidak dapat diselamatkan juga karena memiliki penyakit penyerta.

"Saya minta bagi yang belum vaksin atau vaksinnya belum lengkap bisa segera melengkapi karena penyebab kematian terbesar kemarin salah satunya belum vaksin," tegasnya.

sumber : https://www.ayosemarang.com/semarang-raya/pr-772799289/angka-covid-19-di-kota-semarang-menurun-hendi-minta-masyarakat-tetap-prokes-dan-jangan-lupa-vaksinasi?page=2

Post a Comment

0 Comments