Kota Semarang Naik ke PPKM Level 3 Lurr, Simak Aturan yang Baru dari Wali Kota


 Masuk ke PPKM level 3, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi resmi mengeluarkan aturan baru, yang salah satunya membatasi kegiatan umum hingga pukul 21.00 WIB.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota, mengatakan, salah satu indikator naiknya level PPKM Kota Semarang dari level 2 ke level 3 adalah, angka penderita Covid-19 yang masih tinggi.

Menurut dia, untuk menekan kasus Covid-19 yang kini sedang meningkat, perlu adanya aturan pengetatan PPKM. ''Kita sudah turunkan peraturan wali kota,'' ungkap Hendi pada Selasa, 22 Februari 2022.

Gambarannya, jelasnya lagi, kurang lebih adalah rata-rata kegiatan umum diakhiri jam 21.00 WIB. ''Kecuali tempat hiburan, restoran, PKL bolehlah sampai jam 22.00 WIB,'' imbuhnya.

Dia menambahkan, terkait kapasitas tempat suatu acara, kini juga dibatasi dari yang semula saat level 2 diperbolehkan 75 persen, kini saat PPKM Level 3 kapasitasnya dibatasi 60 persen.

''Ini berlaku baik di tempat ibadah, mal, pusat keramaian, tempat hiburan. Mulai hari ini, kapasitas pengunjung 60 persen,'' tandasnya.

Ditambahkan, acara pernikahan pun tak luput dari pengetatan, yang hanya boleh menghadirkan 25 persen tamu dari kapasitas semestinya, serta pada acara tersebut juga tak diizinkan adanya makan di tempat

''Untuk acara pernikahan, jumlah pengunjung dibatasi sampai 25 persen dari kapasitas semestinya. Dalam aturan itu, jelas agar tidak menerapkan makan di tempat. Acara pernikahan masih boleh tapi dengan aturan yang sangat ketat,'' beber Hendi.

Dia menegaskan, aparat gabungan diminta terus berpatroli untuk menegakkan aturan terbaru ini. Bila ada pelanggar, katanya lagi, pihaknya tak segan menjatuhkan sanksi tegas.

''Patroli gabungan jalan terus mulai dari Unsur TNI Polri dan Pemerintah kota Semarang. Mereka bertugas mengedukasi dan penertiban pelanggaran,'' pungkasnya.

sumber : https://wawasan.suaramerdeka.com/semarang/pr-082736905/kota-semarang-naik-ke-ppkm-level-3-lurr-simak-aturan-yang-baru-dari-wali-kota?page=2

Post a Comment

0 Comments