Kasus Covid-19 Melonjak, 4 Daerah di Maluku Berstatus PPKM Level 3


 Sebanyak empat dari 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

Status ini menyusul meningkatnya kasus aktif Covid-19 di wilayah tersebut. Juru Bicara Satgas Covid-19 Maluku Adonia Rerung mengatakan, penetapan PPKM level 3 di empat kabupaten/kota itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2022 tentang PPKM, yakni Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya.

"Saat ini kasus aktif Covid-19 di Maluku telah mencapai 2.361 orang karena adanya lonjakan kasus pada awal Februari 2022," ujar Adonia di Ambon, Rabu (16/2/2022). Dia menuturkan, kenaikan kasus kematian karena Covid-19 juga menjadi pertimbangan peningkatan status PPKM di empat daerah tersebut, dari level 2 menjadi 3.

"Selain karena lonjakan kasusnya naik terus dan juga positivity rate, tingkat kematian dan kesembuhan itu yang menjadi indikatornya sehingga status PPKM berubah," katanya.

Adonia yang juga dokter ahli paru ini menuturkan, melonjaknya kasus Covid-19 di empat daerah tersebut karena petugas medis gencar melakukan tracing dan testing di tengah masyarakat.

"Lonjakan kasus ini disebabkan skrining yang meningkat. Skrining deteksi dini jauh lebih baik supaya bisa melakukan upaya pencegahan," ucapnya.

Menurutnya, selain empat daerah tersebut lima daerah lain di Maluku berstatus level 2, yakni Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Seram Bagian Timur, Seram Bagian Barat dan Kabupaten Buru Selatan.

Sedangkan dua daerah lainnya, kata dia Kabupaten Buru dan Kota Tual termasuk dalam PPKM level 1 karena kasus penularan virus corona di dua kabupaten itu yang relatif rendah.

sumber : https://maluku.inews.id/berita/kasus-covid-19-melonjak-4-daerah-di-maluku-berstatus-ppkm-level-3/2

Post a Comment

0 Comments