Kabupaten Jombang PPKM Level 3, PTM Tetap 50 Persen


 Tingginya kasus Covid-19 di Jombang, membuat status Jombang kembali naik ke PPKM level 3. Namun, pembelajaran tatap muka (PTM) tetap 50 persen. Jika sekolah menghendaki untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) maka bisa mengajukan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

”Ya betul, Jombang sekarang level 3. Tapi pembelajaran tetap tatap muka 50 persen, tidak ada perubahan,” kata Jumadi, plt Kepala Dinas P dan K Jombang, kemarin.

Daerah dengan PPKM level 3 dapat melaksanakan pembelajaran dengan PTM terbatas atau pembelajaran jarak jauh. Sesuai keputusan bersama menristekdikti, menteri agama, menteri kesehatan dan menteri dalam negeri nomor 05/KB/202l, nomor 1347 tahun 2021, nomor HK.01.08/MENKES/6678/2021, nomor 443-5847 tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

’’Jika terdapat siswa yang terpapar Covid-19 di sekolah dengan jumlah dibawah lima persen dari seluruh jumlah siswa, maka PJJ bisa dilakukan dalam satu kelas saja,’’ terang Jumadi. Hingga kini, Jumadi menegaskan, tidak ada sekolah yang terpapar Covid-19 lebih dari lima persen di SD dan SMP baik negeri maupun swasta.

”Yang sudah-sudah tidak sampai lima persen, hanya satu-dua saja, dan sesuai aturan, yang PJJ hanya kelas itu saja,” tambahnya.

Namun, jika komite, dan satuan pendidikan menginginkan PJJ, bisa mengajukan izin ke dinas P dan K dengan menyebutkan pertimbangan perlunya PJJ. ”Kalau komite menghendaki PJJ, silahkan mengajukan izin ke dinas,” tegasnya.

Sementara itu, Alim, kepala SMPN 1 Jombang sepakat, jika PTM terbatas harus tetap dilaksanakan dengan catatan protokol kesehatan harus diperketat. ”PTM 100 persen adalah target yang harus kita capai dalam rangka memulihkan kualitas pembelajaran. Karena itu leveling daerah terkait persebaran Covid-19 jangan membuat kita berpikir mundur,” paparnya.

Bahkan ia ingin PTM agar segera bisa dilakukan secara penuh. ”Mengingat sifat varian omicron yang gejalanya hanya 1,5 atau dua kali flu biasa, maka kebijakan 50 persen PTM tidak masalah dan harus terus ditingkatkan sampai 100 persen. Tetapi jangan abai, upaya prokes yang baik harus terus dilakukan,” ungkapnya.

Alim menilai, prokes siswa di sekolah jauh lebih terkontrol dan lebih tertib dibandingkan dengan perilakunya saat di luar sekolah. ”Keberadaan siswa di sekolah itu jauh lebih tertib, aman, dan terkontrol dari persebaran omicron dari pada kebiasaan dan perilakunya di rumah atau masyarakat,” bebernya.

sumber : https://radarjombang.jawapos.com/berita-daerah/25/02/2022/kabupaten-jombang-ppkm-level-3-ptm-tetap-50-persen/

Post a Comment

0 Comments