COVID-19 Melonjak, ASN Ciamis WFH 50%-Dilarang ke Luar Kota


 Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melonjak. Fenomena itu membuat Pemkab Ciamis memutuskan untuk kembali memberlakukan work from home (WFH) 50 persen bagi aparatur sipil negara (ASN) mulai 1 Maret 2022.
Sampai akhir Februari 2022, total yang terkonfirmasi positif ada 374 orang, sebanyak 51 orang diantaranya menjalani perawatan di rumah sakit. Sedangkan sisanya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan pemberlakukan WFH 50 persen untuk ASN serta kembali mengaktifkan PPKM Mikro sebagai bentuk antisipasi. Hal ini sesuai kesepakatan Forkopimda Ciamis. Tujuannya agar lonjakan COVID-19 bisa dikendalikan.

"Tracing COVID-19 setiap harinya terus melonjak, terutama 2 atau 3 minggu ke belakang. Tentunya perlu penanganan dan perhatian yang serius supaya tidak makin menyebar dan berkembang," ujar Herdiat di Setda Ciamis, Selasa (1/3/2022).

Dikatakan Bupati Ciamis, untuk mengantisipasi lonjakan tersebut pihaknya bersama forkopimda sepakat akan kembali berlakukan PPKM Mikro dan WFH. Hal ini sesuai dengan Inmendagri, dimana daerah PPKM level 2 dapat melakukan WFH 50 persen kecuali sektor esensial.

Bupati Ciamis juga melarang para ASN untuk bepergian ke luar daerah. Mencegah terpapar COVID-19 dari luar daerah dan tidak membawa virus ke Ciamis.

Sedangkan pemberlakukan PPKM Mikro bertujuan untuk meningkatkan kembali protokol kesehatan yang mulai mengendur. Sehingga masyarakat lebih waspada lagi terhadap penyebaran COVID-19.

"Pos-pos dan Satgas COVID 19 dari tingkat Kecamatan sampai tingkat desa kembali digiatkan," jelasnya.

Sementara itu untuk kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan 50 persen secara parsial, sesuai dengan zonasi daerah. Pemkab Ciamis segera membuat regulasi pemberlakukan tersebut agar dapat disosialisasikan ke masyarakat.

"Sosialisasi prokes dan vaksiansi terus dilakukan. Semua, unsur Forkopimda dan Pimpinan OPD bahu membahu sosialisasi dan edukasi prokes dan vaksinasi ke masyarakat," pungkasnya.

sumber : https://www.detik.com/jabar/berita/d-5963130/covid-19-melonjak-asn-ciamis-wfh-50-dilarang-ke-luar-kota

Post a Comment

0 Comments