Balaikota Ditutup Tiga Hari, Sekkot Makassar Ingatkan Kinerja ASN Selama WFH


 Balaikota Makassar ditutup selama tiga hari, mulai Senin-Rabu pekan depan. Keputusan untuk menutup Balaikota sementara waktu karena ditemukannya kasus positif Covid-19 di tempat itu.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, Wakil Wali Kota Makassar Fatmawati Rusdi, serta beberapa ASN terpapar Covid-19.

Surat Edaran penutupan sementara Balaikota Makassar sudah diteken oleh Sekkot Makassar, Muh Ansar per tanggal 10 Februari 2022. Surat edaran Nomor: 011/48/5.Edar/BU/II/2022

Muh Ansar mengatakan, meskipun Balaikota Makassar ditutup selama tiga hari, kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) harus tetap masif.

Sebab, salah satu keputusan yang terkait dengan penutupan Balaikota Makassar, yakni ASN tetap mengaktifkan alat komunikasi (Handphone).

Pelayanan ke masyarakat harus tetap jalan dan menjadi perhatian. Sebab, dirinya tidak ingin ada ASN disanksi lantaran WFH.

Ansar mengatakan, bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi ASN, bukan berarti tidak memberikan pelayanan.

“Kalau saya itu bagaimana produktivitas seorang pegawai walaupun dia tidak masuk langsung di kantor,” kata Ansar seperti dilansir Rakyat Sulsel, Jumat (11/2/2022).

Ansar menegaskan, selama bekerja dari rumah, pihaknya ingin mengedepankan berbicara soal sanksi. Sebab, hal ini sudah menyangkut kinerja ASn dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dia berharap kebijakan yang dikeluarkan tidak dimanfaatkan ASN untuk keluar kota atau bermalas-malasan. Meski, ada aturan yang harus dipenuhi mengenai izin keluar daerah untuk seorang birokrat.

“Harus minta izin kalau mau keluar daerah. Kan ada aturan kalau mau keluar daerah harus minta izin,” tegasnya.

sumber : https://sulsel.pojoksatu.id/baca/balaikota-ditutup-tiga-hari-sekkot-makassar-ingatkan-kinerja-asn-selama-wfh

Post a Comment

0 Comments