Menggenggam Asa di Tengah Covid-19 yang Masih Mewabah

Sejumlah driver ojek online saat menjalani aktivitas di masa pandemi Covid-19 di kawasan Palembang Indah Mal (PIM), Kota Palembang, Senin, (28/9). (GATRA/Tohir)

 

Palembang - Sejak mewabahnya corona virus disease 2019 (Covid-19) di Indonesia pada awal tahun 2020, telah merubah kebiasaan masyarakat. Kemana-mana haruslah mempersiapkan Alat Pengaman Diri (APD) agar terhindar dari penyebarannya. Berdasarkan data dari berbagai lembaga, bahkan Covid-19 telah memporak-porandakan sektor perekonomian masyarakat.

Situasi sulit ini tidak terkecuali bagi para driver moda transportasi berbasis online yakni Gojek. Kebijakan pemerintah berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kemudian diteruskan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), seolah merenggut kebebasan dan menutup pintu rezeki terutama bagi mereka yang menggantungkan hidupnya di jalan. Perusahaan-perusahaan juga memberlakukan efisiensi atau pengurangan karyawan hingga jutaan orang kehilangan pekerjaan.

Hampir dua tahun Covid-19 mendera rakyat Indonesia, tak terkecuali masyarakat di Sumatera Selatan (Sumsel). Sendi-sendi perekonomian yang sempat memudar, perlahan mulai membaik. Situasi dengan new normal atau kenormalan baru juga akhirnya memaksa masyarakat untuk berdamai dengan Covid-19.

Semua terpukul karena Covid-19. Motivasi perekonomian pun menjadi alasan paling utama untuk terus bertahan hidup. Kondisi ini juga mengharuskan masyarakat hidup berdampingan bersama Covid-19 diimbangi dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat.

Di saat mencari rezeki di tengah kondisi new normal berlangsung, ternyata jumlah orang yang terpapar Covid-19 masih bertambah. Rasa cemas, takut dan khawatir terus menghantui masyarakat yang memiliki kebiasaan sehari-hari untuk tetap bepergian menggunakan layanan transportasi online di tengah masa pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir ini.

Sumber : https://www.gatra.com/detail/news/525408/ekonomi/menggenggam-asa-di-tengah-covid-19-yang-masih-mewabah

Post a Comment

0 Comments