Jika Digunakan Secara Positif, Transformasi Digital Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

 


Survei HootSuit dan We Are Social menyebutkan, jumlah pengguna internet di Indonesia saat ini sudah mencapai 202,6 juta orang atau 73,7 persen dari total jumlah penduduk.

Proporsi kepemilikan perangkat pengakses internet di kalangan pengguna di Indonesia tahun 2021 pada rentang usia 16-64 tahun sebesar 98,3 persen. Apabila perangkat digunakan dengan baik, maka segala macam informasi bisa diperoleh.

Sementara itu, pandemi Covid-19 membawa begitu banyak perubahan dan setiap individu akhirnya dituntut semakin cepat dan adaktif. Dengan penggunaan teknologi dalam berbagai aktifitas yang telah menjadi bagian keseharian setiap orang harus siap dengan perubahan transformasi digital yang terjadi pada berbagai sektor di era internet.

"Pada mulanya kita dipaksa untuk menggunakan perangkat teknologi digital. Kini demua itu telah menjadi kenormalan baru yang akan jadi tatanan baru di kehidupan bermasyarakat," ujar Willy Bachtiar, Dosen & Humas Sekolah Vokasi IPB saat webinar Literasi Digital wilayah, Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, melalui siaran pers yang diterima Industry.co.id.

Transformasi digital telah membuat pendidikan berkembang menjadi e-learning, dunia hiburan memperoleh ruang lebih besar, e-commerce, telemedicine makin diminati, pergaulan digital menjadi lebih luas, birokrasi digital menjadi lebih mapan, penggunaan identitas semakin intensif dan pelaku industri kreatif dapat terus berkembang dengan memanfaatkan digital skills yang baik.

"Setiap orang bisa belajar dari internet tanpa harus mengikuti kelas formal. Kita kesampingkan hal-hal negatif internet, tapi kita bisa mengambil manfaat positifnya lebih banyak. Jika ini dijadikan pemahaman maka lanscape digital Indonesia akan memengaruhi perkembangan ekonomi digital ke depan," bebernya.

Lebih lanjut Willy mengatakan agar menyeimbangkan perkembangan transformasi digital, maka kompetensi setiap orang untuk memahami digitalisasi dari segala sisi agar bisa berkolaborasi, memecahkan masalah menumbuhkan kreatifitas dan inovasi sangat dibutuhkan.

"Kecakapan digital yang harus dimiliki di masa pandemi Covid-19 adalah digital marketing dan transaksi online, kecakapan mengelola informasi, kecakapan menggunakan media sosial, dalam penggunaan teknologi pembelajaran, kecakapan menguasai data, serta kemampuan untuk membagi kecakapan digital di lingkungan sosial," tukasnya.

Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Webinar kali ini juga mengundang narasumber seperti Henry V Herlambang, CMO Kadobox, Kalarensi Naibaho, Koordinator Layanan Perpustakaan Universitas Indonesia, Mardiana R.L, Vice Principal in Kinderhouse Pre-School.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.


Sumber: https://www.industry.co.id/read/91412/jika-digunakan-secara-positif-transformasi-digital-meningkatkan-kesejahteraan-masyarakat

Post a Comment

0 Comments