Hindari PHK Massal, Anies Baswedan Minta Perusahaan di Jakarta Atur Karyawan Agar WFH

PIKIRAN RAKYAT - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengimbau pimpinan perusahaan supaya irit mengeluarkan surat keterangan bekerja bagi karyawannya.


Anies Baswedan mengimbau jangan sampai karyawan yang sesungguhnya bisa bekerja dari rumah tetapi diharuskan mereka bekerja di kantor.

Dengan begitu kata Anies Baswedan mobilitas warga di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini akan tetap tinggi, potensi penularan pun akan terjadi.

"Jadi kepada para pimpinan perusahaan supaya irit didalam mengeluarka surat keterangan bekerja untuk karyawannya," kata Anies Baswedan di Mampang Jakarta Selatan, Kamis, 14 Juli 2021.

Anies Baswedan menyebutkan, pengendalian ini untuk menyelamatkan masyarakat luas di masa pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Kata dia, menjaga keselamatan bisa mengurangi potensi penularan.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada pimpinan perusahaan dan para pemilik perusahaan untuk ikut ambil tanggung jawab di masa PPKM Darurat ini.

Walaupun berada di sektor esensial dan kritikal aturlah sedemikian rupa sehingga seminimal mungkin harus bekerja di kantor.

"Ketentuan pemerintahnya ada disitu ada ketentuannya berapa persen di front office berapa persen yang di back office," Anies Baswedan mengimbau.

Menurut Anies Baswedan ini bukan soal mentaati ketentuan saja, tapi melainkan soal menyelamatkan masyarakat.

"Termasuk menyelamatkan karyawan atau pegawai yang bekerja untuk perusahaan anda," tutur dia.

Dia menuturkan tujuan dari pemerintah yang dilaksanakan saat ini bukan niatan untuk mengosongkan Jakarta.

"Itu bukan tujuannya itu caranya adalah kita mengurangi mobilitas," katanya.

"Saya benar benar berharap para pimpinan perusahaan para pemilik perusahaan menunjukkan sikap berkontribusi pada penanggulangan pandemi bukan berkontribusi menambah tingginya kasus Covid-19," kata dia.***

sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-012225508/hindari-phk-massal-anies-baswedan-minta-perusahaan-di-jakarta-atur-karyawan-agar-wfh?page=2

Post a Comment

0 Comments