Satgas: WFH Cegah Penularan Akibat Mobilisasi Pegawai

Jakarta: Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2021. Instruksi ini menjadi upaya pencegahan untuk menekan laju penularan covid-19.


Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pemerintah terus berusaha maksimal mengatur kegiatan masyarakat saat pandemi di berbagai sektor. Pada sektor perkantoran, mobilitas pegawai harus diatur karena risiko penularan covid-19.

"Penting untuk diingat, pada saat WFH (work from home) pekerja tidak boleh melakukan mobilisasi ke daerah lainnya," ujar Wiku dalam keterangan pers virtual, Kamis, 17 Juni 2021.

Pemerintah sengaja menerbitkan aturan perkantoran di wilayah zona covid-19 berisiko tinggi. Kabupaten/kota berstatus zona merah (risiko tinggi) harus menerapkan WFH untuk 75 persen pegawai. Kabupaten/kota berstatus zona oranye (risiko sedang) dan zona kuning (risiko rendah) wajib menerapkan WFH untuk 50 persen pegawai.

Untuk sektor pendidikan, pembelajaran tatap muka dilarang pada daerah zona merah. Pembelajaran untuk daerah yang berstatus zona kuning dan oranye masih menunggu keputusan Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemenristek). Sementara itu, Pusat perbelanjaan dan fasilitas umum wajib membatasi kapasitas pengunjung maksimal 50 persen dari total kapasitas.

Wiku menyebut kegiatan keagamaan diatur Surat Edaran Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2021. Kegiatan di rumah ibadah, pengajian, pesta pernikahan, dan sejenisnya ditiadakan untuk wilayah zona merah. Larangan kegiatan keagamaan berlaku hingga pemerintah daerah menyatakan wilayah tersebut aman.

Seluruh masyarakat diminta mematuhi aturan dan kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah demi mencegah penularan. "Tugas kita untuk mematuhi protokol sebaik-baiknya untuk mencegah penularan," tegas Wiku. (SUR)

sumber : https://m.medcom.id/nasional/peristiwa/8N0wqowK-satgas-wfh-cegah-penularan-akibat-mobilisasi-pegawai

Post a Comment

0 Comments