Pengiriman Xpander ke Konsumen Telat, Ini Alasan Mitsubishi

OTOSIA.COM - Sekalipun ekonomi termasuk di Indonesia masih pemulihan pasca-pandemi, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mendapati permintaan naik untuk Xpander pada momen ini.


Director of Sales & Marketing Division MMKSI Irwan Kuncoro mengakui bahwa hal ini berkaitan dengan program pemerintah insentif PPnBM.

"Memang betul permintaan terhadap Xpander dan Xpander Cross meningkat, meningkat dua kali lipat. Jadi tentunya produksi dan penjualan meningkat dua kali lipat," kata dia.

Akibatnya, pengantaran unit ke konsumen terlambat. Hal ini juga menjawab kiat Mitsubishi sebab tingginya permintaan Xpander satu masa dengan peluncuran edisi spesial Xpander Rockford Fosgate Black Edition.

"Ya memang permintaan atau demand itu sendiri sangat tinggi jadi memang di awal-awal memang beberapa konsumen mengalami keterlambatan delivery dalam kesempatan ini. Kami menyampaikan permintaan maaf atas keterlambatan tersebut," kata dia.

Demi menyeimbangkan permintaan apalagi bersamaan dengan momen peluncuran edisi spesial Xpander Rockford Fosgate Black Edition, pihaknya terus berusaha meningkatkan produksi dan mengoptimalkan produksi.

"Saat ini insentif PPnBM, relaksasi, memasuki periode kedua, memasuki masa insentif yang berkurang. Tentunya permintaan tidak akan, ya masih tinggi, tapi tidak seperti periode 100 persen. Pada saat bersamaan, kami meningkatkan produksi dan suplai. Diharapkan situasi konsumen yang harus menunggu delivery akan berkurang ke depannya," kata dia.

Di awal 2021, seiring pulihnya ekonomi dan aktivitas new normal serta vaksin, ia menjelaskan bahwa secara perlahan segmen mulai tumbuh.

"Mulai April tumbuh 14 persen dan market share Xpander berada di 31 persen. Xpander merupakan produk yang sangat penting di pasar Indonesia. Sejak 2017 secara total 193.000 unit telah terjual hingga Mei kemarin," kata dia.

sumber : https://www.otosia.com/berita/pengiriman-xpander-ke-konsumen-telat-ini-alasan-mitsubishi.html

Post a Comment

0 Comments