Lebih dari 170 Orang Terpapar Covid-19, Gedung Sate Bandung Kembali Tutup

PIKIRAN RAKYAT - Sekretariat Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat kembali mengeluarkan surat edaran Work From Home (WFH) untuk yang ketiga kalinya kepada seluruh pegawai di lingkungan sekretariat daerah yang meliputi BPKAD, biro, dan UPTD Pusat Layanan Digital Data dan Informasi Geospasial Provinsi Jawa Barat mulai dari 28 Juni hingga 9 Juli 2021.


Hal itu menyusul jumlah orang yang terpapar virus corona hingga Senin 21 Juni 2021 mencapai 178 orang, 30 di antaranya sudah negatif atau sembuh.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Dudi Sudrajdat Abdurachim dalam surat edaran nomor 109/KS.01/UM tentang penerapan WFH di lingkungan Setda Jabar dan BPKAD Jabar yang ditandatangani pada 24 Juni 2021 memaparkan mengingat perkembangan situasi pandemi Covid 19 di Lingkungan Sekretariat Daerah dan BPKAD Provinsi Jawa Barat maka perlu kiranya dilakukan penyesuaian kembali kegiatan dan sistem kerja bagi pegawai di Lingkungan Sekretariat Daerah dan BPKAD Provinsi Jawa Barat.

Pertama, seluruh pegawai agar menerapkan Work From Home (WFH).

Kedua, menutup sementara penggunaan fasilitas Gedung Sate, Mesjid, Museum, Kantin, Kantor Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Kantor Biro BUMD, Investasi dan Administrasi Pembangunan serta Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Ketiga, mengoptimalkan fungsi satgas Covid 19 yang telah dibentuk di setiap perangkat daerah.

"Seluruh pegawai wajib melaporkan aktivitas kinerja dan kehadiran melalui TRK dan K Mob sebagai dasar perhitungan dan pemberian TPP: Surat Edaran ini berlaku mulai tanggal 28 Juni s.d. 9 Juli 2021," tutup Dudi.

Terpisah, Ketua Harian Satuan Covid-19 Jabar Daud Achmad mengatakan, berdasarkan update Senin pagi 21 Juni Keterpaparan di Sekretariat Daerah selama Bulan Juni alami kenaikan.

"Total 178 orang terkonfirmasi positif (Covid-19), 30 orang di antaranya sudah negatif," ujar Daud.

Dia merinci 178 yang terpapar terdiri dari PNS 91 orang, Non PNS 31 orang, keluarga PNS 26 orang, magang 3 orang, keluarga magang 2 orang, dan keluarga Non PNS 25 orang.

"Isolasi mandiri di rumah 134 orang, BPSDM 13 orang, rumah sakit 1 orang dan sudah negatif 30 orang jadi positif aktif 148 orang yang sembuh 30 orang," ujar dia.

Sebelumnya, Daud mengatakan, pihaknya akan kembali meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait penerapan prokes 5M.

"Untuk bisa mengendalikan pandemi Covid-19 itu jalannya hanya disiplin prokes 5M untuk kita semua, dan 3T (tracing, testing, dan treatment) di pemerintah untuk melaksanakan itu secara konsisten," kata Daud.

Daud juga meminta masyarakat Jabar untuk turut terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19. Sebab, masyarakat bersama pemerintah merupakan garda terdepan melawan Covid-19.

"Seluruh masyarakat yang ada di daerah itu dapat berkontribusi dengan mengoptimalkan PPKM Mikro. Masyarakat dapat bergabung dengan posko (penanganan Covid-19) di kelurahan atau desa," katanya.

"Jika ada di lingkungannya positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri, masyarakat bisa bergotong royong membantu mereka,"ucapnya.***

sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-012111532/lebih-dari-170-orang-terpapar-covid-19-kawasan-gedung-sate-kota-bandung-kembali-tutup?page=2

Post a Comment

0 Comments