Memulai Aktivitas Belajar Tatap Muka, Peran Penting Orangtua Persiapkan Anak Adaptasi Kebiasaan Baru


TRIBUNNEWS.COM - Kurang lebih satu tahun, sejak pandemi covid-19 melanda, aktivitas belajar-mengajar dilakukan secara daring (online).


Kini proses belajar-mengajar tatap muka kembali dicanangkan.

Beberapa waktu lalu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mengedarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang membahas penyelenggaraan sekolah tatap muka.

Rencana ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan para orangtua.

Untuk ikut serta membantu orang tua mengatasi kekhawatiran tersebut, belum lama ini Swiss German University menggelar webinar untuk menjawab persoalan tersebut.

dr. Reisa Broto Asmoro, Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, turut hadir sebagai pembicara.

Dalam pemaparannya, dr Reisa menekankan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Misal, menjaga asupan gizi seimbang, mengkonsumsi cukup air putih, menjaga pola tidur, mengelola stres dengan melalukan berbagai hobi dan aktivitas, dan juga rutin berolahraga.

Untuk menangani Sars-Cov-2 sendiri, dr.Reisa mengatakan ada penambahan PHBS yang harus dilakukan yaitu protokol kesehatan 3M; mencuci tangan, menjaga jarak dan juga memakai masker.

Ia tak lupa mengingatkan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, misalnya menjaga sirkulasi udara dengan baik, menjaga kebersihan dapur dan menerapkan protokol kedatangan bagi setiap anggota keluarga.

Peran orang tua dalam mempersiapkan anak agar bisa beradaptasi dengan kebiasaan baru juga tak kalah penting.

dr.Reisa mengungkapkan perlu adanya rasa kepercayaan satu sama lain antara orang tua dan anak agar anak tidak ragu dan khawatir dalam mempersiapkan pembelajaran tatap muka dan menerapkan protokol kesehatan secara maksimal.

Sementara itu, Vice Rector for Academic Affairs Swiss German University (SGU), Dr. Irvan S. Kartawiria, S.T., M.Sc dalam sambutannya mengakui dosen dan mahasiswa Swiss German University (SGU) memiliki ketangguhan dan adaptasi yang luar biasa selama pandemi Covid-19.

Perubahan aktivitas belajar dari selama pandemi ini juga dirasa tidak terlalu menganggu proses belajar mengajar “Dosen dan mahasiswa tidak mengalami guncangan yang terlalu berarti,” tegasnya.

Irvan menjelaskan, pandemi Covid-19 tidak menghalangi berbagaii aktivitas perkuliahan, seperti praktikum hingga sidang skripsi yang melibatkan kampus mitra di luar negeri dapat dijalankan dengan lancar, sehingga kualitas perkuliahan tetap terjaga.

“Kita sangat menantikan tahun ajaran baru secara offline. Harapannya kita segera kembali ke kampus. Dosen SGU yang sudah mendapatkan vaksinasi menjadi angin segar untuk persiapan kuliah tatap muka di SGU,” ungakapnya.

Moderator webinar juga diisi oleh Kholis Abdurachim Audah, M. Sc., Ph. D yang merupakan Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, dan Ketua Tim Gugus COVID-19 Swiss German University.

Dalam sesi tanya jawab, ia mengatakan bahwa Swiss German University melalui Tim Satgas Covid-19 telah menyusun berbagai jenis protokol kesehatan dari mulai protokol sertfikasi, protokol kesehatan di kampus, maupun emergency plan.

sumber : https://www.tribunnews.com/seleb/2021/04/27/memulai-aktivitas-belajar-tatap-muka-peran-penting-orangtua-persiapkan-anak-adaptasi-kebiasaan-baru?page=2

Post a Comment

0 Comments