Masyarakat Harus Tetap Lakukan Prokes di Bulan Ramadan



Jakarta, Gatra.com – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokoll kesehatan (Prokes) dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.


Juru bicara (Jubir) Satgas Penanganan Ccovid-19, Prof. Wiku Adisasmito, menegaskan bahwa hal tersebut guna mencegah terjadinya penularan di masyarakat ketika berkegiatan di bulan suci Ramadan. Masyarakat juga disarankan terus beradaptasi dengan kebiasaan baru secara konsisten.

“Oleh karena itu, dalam masa pandemi Covid-19, khususnya di periode bulan Ramadan ini, masyarakat harus bersungguh-sungguh dalam melakukan upaya pencegahan, demi menghindari tempat-tempat yang memunculkan kerumunan,” katanya.

Wiku menyampaikan pesan tersebut saat memaparkan perkembangan penanganan virus corona di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, pada Selasa (20/4).

“Prinsipnya, masyarakat harus meminimalisir aktivitas yang melibatkan banyak interaksi, dalam jarak dekat, waktu yang lama dan dalam ruangan yang tertutup,” ujar Wiku.

Di samping itu, di dalam Surat Edaran Satgas COVID-19 No. 13 Tahun 2021, telah diatur agar masyarakat melakukan kegiatan sahur serta berbuka dengan anggota keluarga dalam 1 rumah, melakukan silaturahmi secara virtual, dan membatasi kegiatan fisik dengan orang di luar rumah. Masyarakat juga diingatkan agar terus berusaha beradaptasi dengan kebiasaan baru untuk hidup bersih secara konsisten.

Caranya, yaitu dengan memakai masker yang memiliki filtrasi sesuai standar dan digunakan dengan menutupi hidung dan mulut, menjaga jarak minimal 1 meter saat berinteraksi, serta mencuci tangan sesering mungkin dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 70%.

Selain itu, bagi masyarakat yang telah mendapatkan vaksin Covid-19, diingatkan untuk tidak takabur dan merasa kebal dari penularan. Karena vaksin bukanlah upaya utama guna mencegah penularan virus corona. Vaksin sangat bermanfaat membentuk kekebalan tubuh atau imunitas serta mencegah keparahan saat seseorang terinfeksi virus tersebut.

“Sejatinya, vaksinasi akan sempurna efektivitasnya jika upaya pencegahan penularan lainnya telah dilaksanakan. Sehingga masyarakat tidak boleh terlena sampai melupakan upaya pencegahan primer, yaitu protokol kesehatan,” kata Wiku.

sumber : https://www.gatra.com/detail/news/509681/kesehatan/masyarakat-harus-tetap-lakukan-prokes-di-bulan-ramadan

Post a Comment

0 Comments