Masuki Fase Normal Baru, Thailand Persingkat Masa Karantina bagi Turis Asing


Saat ini seluruh masyarakat dunia masih berjibaku melawan pandemi Covid-19.

Tak hanya menyerang kesehatan saja, Covid-19 juga telah memberikan dampak buruk hampir di seluruh aspek kehidupan manusia.

Ekonomi dan pariwisata merupakan sektor yang sangat terdampak akibat pandemi Covid-19.

Dengan adanya pandemi Covid-19, sejumlah negara menerapkan kewajiban karantina bagi turis asing, salah satunya Thailand.

Namun berdasarkan laporan terbaru, Thailand mempersingkat karantina bagi sejumah turis asing menjadi 10 hari dari 14 hari mulai 1 April 2021 mendatang.

Aturan ini diberlakukan sebagai upaya Thailand untuk fase new normal mulai 1 Oktober 2021.

Dalam konferensi pers pada Jumat, 19 Maret 2021 lalu Juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) Taweesilp Visanuyothin mengatakan kebijakan ini akan berlangsung mulai 1 April hingga 30 September.

Para turis yang datang tanpa sertifikat vaksinasi (VC) dan sertifikat bebas Covid-19 (CFC) akan dikarantina selama 10 hari dan menjalani tes sebanyak dua kali.

"Masa karantina selama 14 hari akan tetap berlaku bagi kedatangan dari negara-negara tempat virus Covid-19 bermutasi, yang menjadi perhatian global," kata Taweesilp seperti dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari Anadolu Agency.

Mulai 1 Oktober, karantina tidak akan diwajibkan untuk beberapa provinsi di Thailand dengan syarat lebih dari 70 persen petugas kesehatan di daerah tersebut telah divaksinasi dan warga yang melakukan kontak dengan orang-orang yang berisiko telah menerima vaksin.

Thailand berencana melalukan vaksinasi tahap kedua muai 1 Juli hingga 30 September dengan target provinsi yang menjadi episentrum Covid-19 dapat kembali normal.

Sekitar 26 juta dosis vaksin AstraZeneca dijadwalkan tiba di Thailand pada tahap kedua dari 1 Juli hingga 30 September.

Meski sejumlah kegiatan diperkirakan masih dibatasi dan aturan jarak sosial akan tetap ada.



Sumber: Masuki Fase Normal Baru, Thailand Persingkat Masa Karantina bagi Turis Asing - Pikiran-Rakyat.com (pikiran-rakyat.com)

Post a Comment

0 Comments