Kemenperin Apresiasi BUMN yang Membangun Industri Digital

Kemenperin mengapresiasi raihan BUMN yang menerapkan teknologi Industri 4.0 dalam operasionalnya. Foto/Ist

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendaulat PT Pegadaian sebagai perusahaan jasa keuangan pertama yang memperoleh sertifikat INDI 4.0. Penghargaan itu disampaikan disampaikan langsung oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita kepada Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto, disaksikan Menteri BUMN Erick Thohir.

Kuswiyoto mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian yang didapat oleh perseroan. Dia berharap, penghargaan ini tidak membuat insan Pegadaian berpuas diri. Melainkan harus bekerja keras lagi untuk terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi.

"Meski berusia 120 tahun, saya ingin Pegadaian menjadi perusahaan yang terus adaptif, tangkas dengan berinovasi dan bertranformasi mengikuti perkembangan teknologi digital agar tetap relevan. Apalagi perilaku masyarakat saat ini sudah beralih dari tradisional menjadi serba-digital," kata Kuswiyoto, dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Sabtu (24/4/2021).

Sementara itu, Agus Gumiwang mengatakan, Pegadaian telah menjadi perusahaan jasa keuangan non manufaktur pertama yang melakukan asesmen INDI 4.0 dengan skor sebesar 3,41 (berada pada level Matang dalam menerapkan Industri 4.0). Di samping itu juga telah menerapkan beberapa teknologi Industri 4.0 dalam menjalankan aktivitas jasa keuangannya.

Pegadaian Beri Bantuan untuk Korban Kebakaran di Makassar
Kampung Silat Jampang Dompet Dhuafa Berbagi 100 Parsel untuk Pelestari Budaya

"Pada kesempatan ini, Kemenperin memberikan penghargaan dan apresiasi kepada PT Pegadaian (Persero), sebagai perusahaan jasa non-manufaktur pertama yang menginisiasi pelaksanaan INDI 4.0. Oleh karena itu, Kemenperin bersama Kementerian BUMN melakukan kolaborasi yang lebih luas lagi dalam pelaksanaan asesmen INDI 4.0 untuk badan usaha milik negara dengan tujuan untuk mendukung program Making BUMN 4.0," papar Agus.

Hal tersebut melatarbelakangi inisiasi penandatanganan MoU tentang pelaksanaan asesmen Indonesia Industry 4.0 Readiness Index (INDI 4.0) untuk BUMN yang dilakukan oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian BUMN. Penandatanganan dilakukan secara langsung oleh Menteri Perindustrian dan Menteri BUMN di Kantor Kementerian Perindustrian.

Selain Pegadaian, PT Pupuk Kalimantan Timur juga memperoleh penghargaan yang sama untuk industri manufaktur. Penghargaan diterima oleh Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi. Atas keberhasilan kedua BUMN tersebut, asesmen INDI 4.0 akan dilanjutkan pada perusahaan BUMN lainnya sebagai upaya mewujudkan Indonesia 4.0.

"Making Indonesia 4.0 akan berlanjut pada periode 2020-2024, sehingga transformasi ekonomi dapat berjalan baik," kata Agus.

 

Post a Comment

0 Comments