Imbauan KJRI Houston ke WNI Usai 6 Wanita Asia Tewas Ditembak di Atlanta



Enam perempuan Asia tewas dalam insiden penembakan di Atlanta, Amerika Serikat. Konsul Jenderal Republik Indonesia di Houston, Andre Omer Siregar, mengimbau warga Indonesia di Atlanta agar tetap tenang namun waspada.
Andre mengatakan hingga saat ini KJRI belum menerima laporan soal WNI yang menjadi korban kekerasan atau diskriminasi. Namun pihaknya tetap meningkatkan komunikasi dengan warga hingga polisi setempat.

"Hingga hari ini belum ada laporan tentang adanya warga Indonesia atau diaspora Indonesia yang menjadi korban kekerasan atau tindakan diskriminasi, yang terjadi lebih terkait isu konsuler. Namun kami tetap peka, kami meningkatkan komunikasi tidak saja dengan diaspora Indonesia, tetapi juga polisi Atlanta dan pihak keamanan diplomatik untuk memantau," kata Andre saat dihubungi detikcom, Kamis (18/3/2021).

Dia mengimbau warga agar tenang. Dia berharap masalah diskriminasi yang sudah muncul sejak pandemi merebak ini segera selesai.

"Saya pesan kepada masyarakat, please stay safe and please stay calm karena ini sudah semakin build up (meningkat), sudah terjadi sejak Maret lalu ketika pandemi merebak. Kita berharap ini bisa segera selesai dan we begin a new normal," ungkap Andre.

Untuk diketahui, saat ini ada sekitar 30 ribu warga Indonesia di wilayah kerja KJRI Houston yang mencakup Negara Bagian Arkansas, Alabama, Florida, Georgia, Louisiana, Mississippi, New Mexico, Oklahoma, Tennessee, dan Texas. Khusus di kota Atlanta, Georgia, terdapat sekitar 3.500 warga Indonesia yang bekerja di beragam sektor.

Oleh karena itu, KJRI juga mengeluarkan sejumlah imbauan. Berikut ini isi imbauannya:

Memperhatikan perkembangan situasi yang terjadi akhir-akhir ini terkait kecenderungan peningkatan insiden diskriminasi dan kekerasan bermotif rasial di beberapa wilayah Amerika Serikat (AS), KJRI Houston menghimbau masyarakat agar:

-Tetap tenang namun senantiasa waspada dan terus menerus mengikuti pemberitaan melalui sumber terpercaya, termasuk media massa serta sumber-sumber resmi dari pemerintah setempat.
-Melaporkan insiden dan kekerasan bermotif rasial kepada pihak berwajib setempat.
-Dalam keadaan darurat, masyarakat dapat menghubungi 911 atau nomor hotline darurat KJRI Houston T: +1 (324) 932 7284

Sebelumnya, penembakan di Atlanta itu terjadi di sebuah panti pijat dan spa pada Selasa (16/3) lalu waktu setempat. Pelaku penembakan yang diidentifikasi sebagai Robert Aaron Long telah ditangkap. Kepada polisi, Long mengakui perbuatannya tapi membantah serangan ini bermotifkan ras.

Sheriff Cherokee, Frank Seynolds, mengatakan pelaku ada kemungkinan seorang pelanggan dan mengaku memiliki 'kecanduan seks'.

Panti pijat yang menjadi lokasi penembakan diketahui terkadang menyediakan layanan prostitusi, tapi pihak berwenang mengatakan belum ada indikasi lokasi ini telah diincar sebelumnya.

Dalam kasus ini, menurut Departemen Sheriff wilayah Cherokee seperti dilansir BBC, Long akan menghadapi dakwaan berlapis, dari empat dakwaan pembunuhan hingga satu dakwaan penyerangan.

Serangan ini terjadi di tengah peningkatan kejahatan yang menyasar warga keturunan Asia-Amerika.

Empat korban telah teridentifikasi sebagai Ashley Yaun, 33 tahun; Paul Andre Michels, 54 tahun; Xiaojie Yan, 49 tahun; dan Daoyou Feng, 44 tahun. Sementara korban lainnya, Elcias R Hernandez-Ortiz, mengalami luka.



Sumber: Imbauan KJRI Houston ke WNI Usai 6 Wanita Asia Tewas Ditembak di Atlanta (detik.com)

Post a Comment

0 Comments