Berkembangnya Teknologi Pertanian Hidroponik di kalangan Anak Muda

 

Teknologi saat ini telah merambah ke berbagai akses kehidupan, baik di bidang komunikasi otomotif maupun pangan,pada saat ini industri pertanian dunia sudah memasuki era evolusi industri yang ke empat atau biasa juga disebut industri 4.0, hal ini ditandai dengan adanya penggunaan mesin-mesin otomasi yang terintegrasi dengan jaringan internet. Akan tetapi Revolusi industri 4.0 dalam sektorr agrikultur ternyata lebih dominan terjadi di Eropa. Hal ini disebabkan oleh adanya bencana demografi, yaitu keadaan dimana jumlah penduduk yang berusia produktif atau muda lebih sedikit dibanding penduduk yang berusia non-produktif atau tua sehingga tenaga penduduk harus digantikan dengan teknologi. Sedangkan di Indonesia sendiri, revolusi industri 4.0, terutama di sektor pertanian belum begitu berhasil berkembang.

Abad 21 merupakan kondisi yang mengharuskan adanya suatu perubahan besar besaran dengan memadukan teknologi yang ada agar dimanfaatkan dengan baik. Saat ini industry diharuskan mengurangi sekat-sekat antara dinia fisik, digital dan biologi. Dalam tuntutan program Revolusi Industri 4.0 diwajibkan setiap elemen dasar pada setiap lini bidang target untuk membentuk fondasi yang berteknologi dan berdaya saing global. Penerapan IoT (Internet of Thinking) menjadi salah satu inovasi dalam penerapan program di revolusi Industri 4.0.

Revolusi industry 4.0 dalam pertanian memang sangat penting di era seperti ini agar pertanian lebih efisen dan penting untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia, salah satu teknologi yang cukup efisien di gunakan karena menghemat ruang dan juga tanaman terhindar dari serangan hama adalah hidroponik.

Hidroponik (bahasa Inggris: hydroponic) adalah salah satu metode dalam budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan media tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan hara nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas.Sistem teknologi ini juga dapat di artikan sebagai budidaya tanaman dengan memanfaatkan air sebagai media tumbuhnya dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Aplikasi nutrisi menggunakan ukuran satuan parts per million (ppm) yang diberikan kepada tanaman mulai dari pindah tanam dari semaian sampai dengan minggu akhir menjelang panen. Hara tanaman yang terlarut dalam air menjadi larutan hara dimanfaatkan kembali dengan cara resirkulasi (sistem tertutup) menggunakan energi listrik.

Dengan sistem hidroponik, maka tanaman relatif lebih cepat tumbuh kembang karena unsur hara dalam larutan dapat secara optimal dimanfaatkan sepenuhnya oleh tanaman, sehingga daun lebih lebar, daging buah lebih besar dan kokoh.

Akan tetapi masih banyak para petani yang berusia tua belum menerapkan pertanian modern ini dikarenakan kurangnya pengetahuan mereka tentang pertanian hidroponik, berbeda dengan kaum muda yang masih sudah pernah bahkan mempelajari pertanian hidroponik, salah satu petani muda yang menerapkan pertanian hidroponik adalah saudara Wiby yang berusia 25 tahun.

Menurut dia pertanian hidroponik sangat efiesien, tidak perlu tempat yang luas karena dapat dilakukan di ruangan yang kecil dan juga terbebas dari hama karena ada pelindung plastic untuk menutupi ruangan hidroponiknya sehingga tidak ada hama yang masuk, selain itu tanaman akan relatif lebih cepat tumbuh kembang karena unsur hara dalam larutan dapat optimal dimanfaatkan sepenuhnya oleh tanaman, sehingga daun lebih lebar, daging buah lebih besar dan kokoh.

Seharusnya dengan keungulan keungulan di atas tersebut pertanian hidroponik sangat baik di kembangkan di Indonesia oleh seluruh petani baik yang muda maupun yang tua, akan tetapi di Indonesia sendiri para petani yang sudah berumur belum terlalu mengerti tentang pertanian ini, oleh karena itu pemerintah seharusnya memberikan sosialisasi atau penyuluhan tentang pertanian hidroponik kepada petani di Indonesia agar swadaya pangan Indonesia bisa tercapai.

Sumber : https://www.kompasiana.com/krisna73041/6086e1148ede485b3e2b55d2/berkembangnya-teknologi-pertanian-hidroponik-di-kalangan-anak-muda

Post a Comment

0 Comments