Kunci Perusahaan Bertahan Selama Pandemi

CEO Media Group Mirdal Akib - - Foto: Medcom

Pandemi covid-19 yang berlangsung selama setahun terakhir membawa berbagai dampak signifikan terhadap kehidupan masyarakat. Termasuk pola operasional perusahaan yang harus menyesuaikan kondisi new normal.


CEO Media Group News M Mirdal Akib mengatakan selama pandemi berlangsung semua perusahaan di seluruh dunia memiliki permasalahan yang sama. Salah satunya Media Group yang memiliki berbagai jenis lini bisnis seperti media, hospitality, telekomunikasi, hingga industri makanan.

"Segalanya berubah dari autopilot jadi manual pilot. Seluruh pimpinan melakukan strategi yang tidak ada benchmarking-nya, belum ada best practice-nya. Kita sesuaikan dengan kondisi dari setiap perusahaan masing-masing," katanya dalam The Leaders Talk PPM Manajemen 2021 secara virtual, Selasa, 9 Maret 2021.

Ia menyebut pimpinan harus bisa menjelaskan kondisi pandemi yang sebenarnya kepada seluruh stakeholder yang ada di perusahaan termasuk para karyawan. Komunikasi ini dinilai penting agar setiap karyawan bisa memahami kondisi yang terjadi serta berkontribusi untuk mendorong kembali roda yang sempat terhambat.

"Diperlukan pilot yang bisa berkomunikasi dengan para penumpang bahwa kondisinya sedang betul-betul tidak yang terbaik. Kemudian setelah itu kita susun strategi secara tenang, kita susun strategi terbaik untuk setiap kondisi. Kita bikin mitigasi plan A, plan B, dan plan C. Plan ini kemudian kita komunikasikan dengan seluruh stakeholder," ungkapnya.

Mirdal menambahkan Media Group menerapkan dua strategi yaitu 2 E, empati dan edukasi. Empati dibutuhkan untuk setiap orang memahami kondisi yang ada, sedangkan edukasi diperlukan untuk mempersiapkan perusahaan kembali berjalan dengan penyesuaian setelah pandemi berakhir.

Pandemi covid-19 pun ibarat berada dalam tikungan pada ajang balap motor grand prix. Biasanya, kata dia, posisi salip menyalip baru terjadi di tikungan, bukan pada sebuah trek lurus. Artinya kondisi seperti sekarang ini adalah kesempatan untuk perusahaan untuk bisa memanfaatkannya demi mencapai garis akhir.

"Hari ini pandemi ini kita berada di tikungan, seluruh perusahaan, seluruh orang berada di tikungan. Siapa yang bisa menyalip atau siapa yang bisa keluar dari gelanggang. Disinilah dibutuhkan kita menyusun strategi yang betul-betul real, betul-betul adoptable, bisa beradaptasi dengan kehidupan setelah pandemi," pungkas dia.


Post a Comment

0 Comments