27 Akademisi Susun Panduan Keolahragaan dalam Prespektif Normal Baru

 

Ketua Umum YAGPI, Dr. Arimbi

Pandemi Covid-19 membuat kita harus bersiap memulai era kenormalan baru. Kehidupan sosial akan berubah pada tatanan hidup yang baru pula. Kenormalan baru sendiri digalakkan usai meluasnya penyebaran Covid-19 di dunia. 

Dalam penerapannya, new normal menuntut masyarakat agar menerapkan gaya hidup bersih dan sehat dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan. Di era ini, selain kesehatan dan ekonomi yang harus beradaptasi, olahraga juga harus berevolusi dengan kondisi yang ada.

Olehnya, Yayasan Gema Prestasi Indonesia (YAGPI) menerbitkan buku bertajuk “Keolahragaan Indonesia dalam prespektif normal baru.”

Melalui buku ini, diharapkan orang-orang yang berkecimpung di bidang keolahragaan secara khusus dan masyarakat pada umumnya mendapatkan prespektif baru setelah pandemi Covid-19 melanda dunia.

Buku ini sendiri merupakan buah pikir dari 27 orang, yang berlatarbelakang ilmu keolahragaan dari berbagai kampus. Serta dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.

“Jadi karena bunga rampai, artinya mmg buku ini disusun oleh beberapa orang dengan topik yang berbeda-beda juga, tetapi tetap dalam tema yang sama yaitu ilmu keolahragaan olahraga dan kesehatan,” ujar Ketua Umum YAGPI, Dr. Arimbi kepada fajar.co.d, Rabu (24/2/2021).

Pentingnya olahraga dalam era ini bukan lagi hanya sebagai penyaluran hobi atau minat bakat saja, namun olahraga mampu meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas. 

“Karena sejak pandemi aktivitas olahraga tidak hanya menjadi kebutuhan tapi sudah mengarah menjadi lifestyle, tentu hal yang baik, tetapi juga perlu diketahui bahwa tidak semua aktivitas olahraga dapat meningkatkan imunitas,” ujarnya.

Olahraga yang terlalu berat justru akan mengakibatkan menurunnya daya tahan tubuh setelahnya bahkan dapat mengalami keletihan. 

“Justru ketika seseorang melakukan olahraga berlebihan sampai yang benar-benar menyebabkan keletihan, justru akan membuat sistem imun menurun selama beberapa jam setelahnya,” lanjutnya.

“Hal-hal yang demikian yang melalui tulisan para akademisi dan praktisi ini diharapkan bisa meluruskan informasi yang ada di masyarakat,” pungkas Dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Makassar (UNM) ini. (mg5/fajar) 


Sumber: 27 Akademisi Susun Panduan Keolahragaan dalam Prespektif Normal Baru – FAJAR - Page 2

Post a Comment

0 Comments