WHO Temukan Petunjuk Penting Soal Covid-19 di Pasar Wuhan, Para Penjual Tinggalkan Bukti

Tim peneliti WHO menemukan petunjuk penting soal virus corona. REUTERS/Thomas Peter /THOMAS PETER

Virus SARS-CoV-2 atau yang lebih dikenal dengan Covid-19 sudah lebih dari satu tahun membayangi kehidupan masyarakat dunia.

Bahkan virus Covid-19 telah menjangkiti lebih dari 106 juta penduduk di seluruh dunia, dan menewaskan setidaknya 2,3 juta orang.

Dampak ekonomi yang ditimbulkan dari merebaknya virus yang disebut-sebut berasal dari pasar hewan Wuhan, China ini juga cukup memusingkan banyak pihak. Demi menanggulangi peristiwa ini jika suati saat terjadi lagi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akhirnya menurunkan tim peneliti untuk melakukan penelusuran tentang asal-usul virus tersebut. Tim peneliti dari WHO akhirnya berhasil masuk ke China pada awal Januari 2021 lalu.

Penelitian dari tim WHO ini sempat menemukan kendala setelah dikabarkan akses mereka dibatasi oleh Partai Komunis China. Dengan berbagai keterbatasan yang dihadapi, tim peneliti dari WHO mengumumkan telah menemukan petunjuk penting terkait dengan virus corona. 

Sebagaimana Pikiran-Rakyat.com lansir dari Bloomberg, Peter Daszak, seorang ahli zoologi yang berbasis di New York mengatakan dirinya telah mengantisipasi temuan utama yang akan dirilis sebelum keberangkatannya pada 10 Februari 2021 mendatang.

Dalam proses penemuan petunjuk itu Daszak mengaku 14 tim peneliti dari WHO harus bekerja sama dengan para ahli di China dan mengunjungi tempat-tempat penting utama dan penelitian untuk mengungkap petunjuk. 

“Ini adalah awal dari pemahaman yang benar-benar mendalam tentang apa yang terjadi sehingga kita bisa menghentikan yang berikutnya,” ujar Daszak dalam sebuah Zoom Meeting.

“Itulah maksud semua ini, untuk mencoba memahami mengapa hal-hal ini muncul sehingga kita tidak terus mengalami kehancuran ekonomi global dan kematian yang mengerikan sementara kita menunggu vaksn, ini bukan masa depan yang bisa dipertahankan,” katanya menambahkan.

Sebelum para peneliti terjun ke lokasi kejadian, banyak spekulasi muncul lantaran kebingungan atas beredarnya informasi soal penularan dari kelelawar ke manusia. Spekulasi lain muncul dan mengatakan bahwa virus itu berasal dari Institut Virologi Wuhan, sebuah laboratorium yang mempelajari virus korona yang dibawa kelelawar.

Namun setelah bertanya pada ilmuwan China beranam Shi Zhengli, WHO memilih untuk mentupi garis besar investigasi pada publik.

Hal itu dilakukan agar menunjukkan keadilan kepada China sebagai tuan rumah, yang juga telah melakukan penelitian beberapa bulan terakhir. Daszak mengatakan bahwa penelitian ini bersifat kolaboratif dan para ilmuwan dari China disebut telah banyak membantu dalam proses penelitiannya.

Selama meneliti, para ilmuwan dibagi dalam tiga kelompok yakni tim yang berfokis pada kemungkinan keterlibatan hewan, epidemologi atau penyebaran penyakit, dan temuan dari pengambilan sampel lingkungan.

Daszak mengakui bahwa para peneliti menemukan banyak petunjuk penting ketika menelusuri pasar Huanan, Wuhan yang merupakan tempat virus corona pertama merebak. 

“Orang-orang pergi dengan tergesa-gesa dan meninggalkan peralatan, meninggalkan bukti tentang apa yang sedang terjadi, dan itulah yang kami lihat,” ujar Daszak. 

Dari sampel yang diambil oleh para peneliti dari China, Daszak dan tim lainnya merasa sangat terbantu. 

“Kami sekarang tahu apa yang saat itu tidak kami ketahui, bahwa untuk setiap kasus sakit, ada kasus lain yang tidak menunjukkan gejala atau sulit dibedakan dari pilek atau batuk. Maka tidak terduga bahwa akan ada kasus lain selain yang masuk ke rumah sakit,” katanya.

Pihak Daszak mengaku baru akan mengumumkan fakta-fakta penting kepada publik setelah penelitian selesai secara keseluruhan. 


Sumber: WHO Temukan Petunjuk Penting Soal Covid-19 di Pasar Wuhan, Para Penjual Tinggalkan Bukti - Pikiran-Rakyat.com (pikiran-rakyat.com)

Post a Comment

0 Comments