Frozen Food, Strategi Bisnis Restoran Amazy di Masa Pandemi

Ragam menu ayam dan kentang dari frozen food (Foto: ist)

Frozen food atau makanan beku menjadi strategi bisnis restoran di tengah pandemi. Pengembangan bisnis ini cukup membantu mendongkrak penjualan yang sempat lesu.

“Salah satu pengembangan bisnis yang kami lakukan adalah frozen food. Di tengah pandemi Covid-19, bisnis frozen food menjadi salah satu peluang bisnis yang baru dikembangkan Amazy,” kata pemilik dan direktur PT. Magfood Amazy Internasional Yanti Melianty Isa dalam keterangan pers, Rabu (24/2/2021). 

Produk makanan beku yang dijual Amazy beraneka ragam. Antara lain fried chicken, chicken katsu, chicken nuget, fish roll, ekado, sate geprek, rolade, mozarella stick, chicken patty, beef patty, dan lain sebagainya. 

“Saat ini Amazy Frozen Food sudah memiliki jaringan reseller dan agen yang tersebar di Jabodetabek, Cilegon, Karawang, Cirebon, Bandung, Sidoarjo, Malang, dan menyusul kota-kota selanjutnya,” ungkap Yanti.

Saat ini, menurut Yanti, pertumbuhan penjualan di masa new normal lumayan bagus. Karena itu PT MagFood Amazy Internasional kembali menggelar acara bergengsi Amazy Virtual Conference 2021 secara virtual bertema ”Strategi Bisnis di era New Normal”. 

”Acara ini merupakan ajang pemberian penghargaan kepada para franchisee Amazy dan juga mitra Amazy Frozen Food yang memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan kemajuan PT. MagFood Amazy Internasional,” jelas Yanti.

PT. Magfood Amazy Internasional didirikan oleh Yanti Melianty Isa, wirausaha yang berlatar belakang profesional dalam bidang FMCG dari berbagai perusahaan multinasional. Pada Februari 2001, Yanti mendirikan PT MagFood Inovasi Pangan yang bergerak di bidang food seasoning dan product development yang melayani kebutuhan R&D industri makanan di Indonesia sebagai pusat pengembangan produk dan usaha bagi UKM .

Kemudian pada 2003, Yanti mulai mengembangkan bisnis kemitraan dengan merek Magfood Red Crispy yang berkonsentrasi di Chicken Crips dengan 270 otlet yang merupakan pionir usaha jaringan fried chicken di Indonesia. Kemudian untuk upaya menaikan skala bisnisnya, pada Juni 2007 berganti merek menjadi MagFood Amazy sebagai sebuah strategi untuk menggarap segment yang lebih tinggi dengan konsep restoran. Tagline MagFood Amazy adalah Resto Keluarga Anda, di bawah bendera PT.MagFood Amazy Internasional.

Target 600 otlet

MagFood Amazy adalah restoran keluarga dengan menu andalan berbagai menu anak-anak dan keluarga muda dengan bahan dasar ayam. Amazy Chicken Crips terkenal dengan kerenyahannya serta daging ayamnya yang minim lemak. Hal ini bisa terlihat dari dagingnya yang putih bersih karena melalui penentuan jenis ayam yang berumur 8-9 minggu untuk ayam tumbuh normal tanpa bantuan hormon pertumbuhan yang berbahaya. Kemudian dilanjutkan dengan proses pembersihan lemak dan lendir yang menempel pada daging ayam sehingga dapat dihasilkan produk ayam dengan kualitas terbaik.

Selain itu menggunakan bumbu rempah yang diolah dari bahan alami tanpa pengawet yang diracik oleh tim R&D Magfood menjadikan Chicken Crips Amazy memiliki cita rasa khusus yang disukai banyak kalangan. Pengembangan bisnis Amazy pun terus dilakukan hingga saat ini dalam berbagai kreasi menu chicken mentai, nasi goreng spicy brulle, chicken crispy sambal geprek, red chili chicken, berbagai olahan ayam aneka saos yang spesial, aneka nasi goreng, berbagai kreasi spaghetti, dan lain sebagainya.

Kini otlet Amazy tersebar di seluruh Indonesia dan Malaysia, antara lain Jakarta, Tangerang, Bogor, Cilegon,Cirebon, Kebumen, Wonosobo, Surabaya, Jember, Denpasar, Tabanan, Ende (Flores), Ruteng (Flores), Bima, Tobelo (Maluku Utara), Gorontalo, Wajo, Kutai Barat, Sampit, Palembang, Bangko (Jambi), Kuala Tungkal (Jambi), Pekanbaru.

Di Malaysia membuka tiga cabang baru antara lain Gombak/Selangor, Kuala Sungai Melaka, Tanjung Minyak Melaka, dan akan menyusul kota-kota lainnya. ”Target kami membangun 500 otlet di Indonesia dan 100 otlet di ASEAN pada 2026,” tandas Yanti. 


Sumber: Frozen Food, Strategi Bisnis Restoran Amazy di Masa Pandemi (beritasatu.com)

Post a Comment

0 Comments