Dear Pebisnis, Jauhi Ini Biar Nggak Gampang Gulung Tikar Ya!

Ilustrasi/Foto: Edi Wahyono

Tak jarang kita menjumpai bisnis-bisnis baru muncul namun tak lama kemudian sudah gulung tikar digantikan dengan bisnis baru lainnya. Lantas, apa sih kesalahan yang dilakukan para pebisnis tadi sampai bisa gagal begitu?

Menurut Coach Bisnis sekaligus Owner & Managing Director of GRATYO Business Versity Ferry Dafira kesalahan yang kerap dilakukan pebisnis pemula adalah kurangnya mempelajari bisnis yang dipilih dan kurang mempersiapkan diri.

"Salahnya karena tidak belajar, tidak siapkan diri dengan baik itu adalah kesalahan yang pertama. Kan banyak sekali bisnis yang buka tutup, kayaknya baru lihat deh eh minggu depan atau bulan depan udah nggak ada, kenapa? Karena tidak belajar dengan baik," ujar Ferry dalam program d'Mentor detikcom, Selasa (2/2/2021). 

Selain itu, kurang pula dalam mempelajari kebutuhan pasar di tempat ia membuka bisnis tersebut karena minimnya riset.

"Konkritnya apa sih kesalahan yang sering dibuat, kita harus tanya diri sendiri waktu bangun bisnisnya, bisnisnya apakah menjawab kebutuhan dari masyarakat, apakah itu diinginkan sama masyarakat kita, apakah itu menyelesaikan masalah dari masalah dari masyarakat? Akhirnya apa? Kalau kita nggak jawab itu, bisnis kita sama aja sama bisnis yang lain," tuturnya. 

Kesalahan lainnya adalah layanan jasa yang juga seadanya. Padahal, menurut Ferry modal utama bagi para pebisnis baru agar bisa bersaing dengan yang lain adalah dari pelayanannya.

"Kadang-kadang kita melihat bisnis kok yang punya malah tidak melayani ya, kita tidak dilayani dengan baik ya. Saya selalu bilang, salah satu tips yang saya bilang, customer service ini adalah new normal marketing, jadi kalau customer service kita jalan kita bisa buat dia stay sama kita, dan dia bisa ngomongin kita ke temennya akhirnya bisnis kita makin gede kan, gitu, kalau tidak ada customer service yang baik maka akan susah," sambungnya.

Tak sekadar melayani pelanggan dengan baik, penting juga bagi pebisnis mengenali para pelanggannya. Setelah itu, harus paham betul bagaimana menempatkan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing pelanggan yang berbeda tadi.

"Kita harus kenal siapa yang kita layani, jadi kenali siapa yang Anda layani, market mana yang Anda layani, karena tiap orang punya kebutuhan yang berbeda, melayani kelas A,B,C caranya beda-beda, kalau kita tidak tau siapa yang kita layani maka kita tidak bisa melayani dengan baik, setelah kita mengenali mereka, yang kedua kita harus cari tahu masalah yang mereka hadapi itu apa dengan produk yang sudah ada," imbuhnya.


Sumber: Dear Pebisnis, Jauhi Ini Biar Nggak Gampang Gulung Tikar Ya! (detik.com)


Kata siapa UMKM tidak perlu melek keamanan siber (cybersecurity) ? Kami akan membahasnya bersama pak Didi Nurcahya, ITIL®, GSEC - di 16 Feb 2021, pastikan anda terdaftar di https://s.id/eventcerdas16feb . #aptiknas #eventcerdas #dtechcorp #cybersecurity #keamanansiber #cyberawareness

Post a Comment

0 Comments