Satgas Penanganan Covid-19 Parepare Perpanjang Batas Jam Operasi Usaha, Pengunjung Juga Dibatasi

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Parepare, Taufan Pawe 
Surat edaran pembatasan aktivitas masyarakat dan perdagangan serta pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 diperpanjang. Dalam rapat evaluasi bersama Tim Satgas Penangan Covid-19 dan Forkompinda Kota Parepare, pembatasan usaha tersebut diperpanjang dari 16-25 Januari 2021. 

Dari rapat tersebut, aktivitas makan dan minum di tempat yang sebelumnya pukul 20.00 wita kini berubah menjadi pukul 19.00 wita. Dengan jumlah pengunjung 25% dari kapasitas ruangan. 

Namun untuk layanan pesan antar (take away), Satgas memberikan pelonggaran hingga pukul 21.00 wita. Untuk apotek dan toko obat-obatan, tetap beroperasi secara normal dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, kasus Covid-19 di Kota Parepare masih mengkhawatirkan. 

Sehingga pembatasan masyarakat dan operasi usaha diperpanjang. Namun ada perubahan dan penyesuaian dalam surat edaran itu.

"Dari data Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 masih mengkhwatirkan. Saat ini Kota Parepare mencapai 776 kasus terkonfirmasi positif. 676 orang dinyatakan sembuh. 30 meninggal dunia. Sementara kasus aktif 70 orang," kata Taufan Pawe, Sabtu (16/1/2021).

Wali Kota Parepare dua periode ini menjelaskan, pembatasan jam operasi uasaha diperpanjang dikarenakan angka reproduksi efektif (Rt) Covid-19 di Parepare kini 1,86%. Hal ini dinilai masih rawan dalam penyebaran Covid-19.

Meski demikian, Taufan berjanji jika angka Rt Covid-19 sudah dibawah 1 %, pelonggaran jam operasi usaha pasti diberlakukan.

"Makanya kita buat kebijakan tidak lebih 10 hari. Karena kita bakal evaluasi dan melihat trend Rt Covid-19 apakah turun atau tidak," tandasnya.

"Kalau turun pasti kita longgarkan. Dan pada saat kita berstatus zona hijau, kita sudah bisa memasuki new normal," pungkas Taufan Pawe.

Post a Comment

0 Comments