KKP Kelas II A Samarinda Apresiasi Pengungkapan Surat Rapid Test Palsu, Warga Jangan Terjebak Lagi

TRIBUNKALTIM.CO/NERVIANTO HARDI PRASETYO

Unsur maritim lintas sektoral yakni Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda bersama Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II A Samarinda dan Pelindo IV Cabang Samarinda, berhasil ungkap surat rapid test palsu.

Dan membeberkan temuannya pada Minggu (3/1/2020) kemarin di Polsek KP, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Samarinda Kota, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II A Samarinda, Solihin mengungkapkan apresiasi pada jajarannya dan unsur maritim lain.

Tertangkapnya tiga pelaku ini dikatakannya melegakan semua pihak, dan berharap tak ada lagi kasus serupa, khususnya di kawasan Pelabuhan. Bukan berarti kawasan seperti objek Bandara tidak diperketat juga, jajarannya bersama lintas sektoral juga tetap sesuai prosedur melakukan pengamanan, validasi dan pengawasan

Apresiasi dan terimakasih kepada lintas sektoral yang ada di Pelabuhan Samarinda terutama pihak terkait serta mitra di bidang kemaritiman yang selama ini bekerjasama dan selalu berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas IIA Samarinda khususnya terkait dengan penangkapan pelaku pemalsuan rapid test.

Solihin melanjutkan bahawa petugas KKP Samarinda yang melakukan validasi terhadap surat keterangan rapid test antibodi, rapid test antigen, ataupun PCR, merupakan amanah dari surat edaran menteri kesehatan No. 283/2020 dan surat edaran No 03/2020 Satuan Tugas Penanggulangan covid-19 atau Virus Corona nasional, tentang protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan dalam masa new normal khususnya pada masa libur natal 2020 dan tahun baru 2021 (Nataru).

"Adapun tujuan dari validasi tersebut adalah untuk mencegah menularnya penyakit covid-19 atau Virus Corona yang dibawa oleh penumpang pesawat udara atau kapal laut kepada sesama pelaku perjalanan di alat angkut," jelasnya.

Adanya kasus pemalsuan keterangan rapid test ini sangat mengkhawatirkan karena ada kemungkinan pelaku perjalanan yang ikut adalah masyarakat yang bisa saja positif covid-19 atau Virus Corona sehingga membahayakan calon penumpang lain yang berada dalam satu alat angkut.

Editor: Budi Susilo

sumber: KKP Kelas II A Samarinda Apresiasi Pengungkapan Surat Rapid Test Palsu, Warga Jangan Terjebak Lagi - Tribun Kaltim (tribunnews.com)

Post a Comment

0 Comments