Anak-Anak Dilarang, Ibadah Umrah Dibatasi Umur 18-61 Tahun

 

DIBUKA LAGI: Warga melakukan pengurusan dokumen kelengkapan umroh di kantor Kemenag Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum mereda, pemerintah Arab Saudi kembali membuka ibadah umrah. Meski demikian, ada pembatasan yang ketat selama menunaikan ibadah di tanah suci.

Pelaksana tugas (Plt) Kasi Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya Amak Burhanuddin mengatakan, Kerajaan Arab Saudi memberlakukan pembatasan umur. Biasanya bayi dan anak-anak bisa ikut serta dalam ibadah umrah, kini tidak bisa. Umrah new normal ini batas minimal usia 18 tahun. 

"Sistem akan menolak apabila yang bersangkutan tidak usia 18 tahun. Usia yang melebihi batas juga tak bisa berangkat umrah. Batasan untuk usia lanjut 61 tahun," kata Amak, Senin (25/1).

Tak hanya itu. Karantina bagi jamaah juga dilakukan berkali-kali. Mulai saat berada di tanah air, tiba di tanah suci, hingga kembali lagi ke tanah air. Tes swab PCR pun wajib dilakukan oleh jamaah umrah selama menjalani karantina.

"Setidaknya ada empat kali tes swab yang harus diikuti. Tes swab pertama dilakukan sebelum pergi ke tanah suci dengan waktu 72 jam sebelum sampai di Arab Saudi. Uji swab kedua dijalani setelah tiga hari karantina di tanah suci. Selanjutnya dua kali swab dilakukan saat hendak pulang ke tanah air. Dan itu yang melakukan dari biro perjalanan haji masing-masing," jelasnya.

Selain itu, urusan makan dan jadwal ibadah disusun secara rinci oleh pembimbing umrah agar tidak terjadi kerumunan. Dengan begitu, harga yang dipatok oleh biro perjalanan melonjak. 

"Kalau umrah sebelum pandemi ini harga referensi dari pemerintah minimal Rp 20 juta, sedangkan saat umrah new normal harga referensi pemerintah minimal Rp 26 juta. Harga jadi mahal karena peraturan baru umrah new normal dan berbagai komponen umrah," ungkapnya.

 Direktur PT AL Andalus Nusantara Travel Haji dan Umrah Muhammad Ramli mengatakan, peminat umrah new normal saat ini masih sedikit sekali karena batasan umur dan rasa takut. 

"Sebelumnya umur usia 18 tahun hingga 50 tahun, sekarang ada kebijakan baru 18 sampai 61 tahun," katanya.

Ramli menjelaskan, selama umrah new normal  semua penerbangan menuju tanah suci diberangkatkan dari Jakarta. Swab pun dilakukan empat kali.

"Jadi, Surabaya ke Jakarta diswab lagi. Kemudian di Madinah dikarantina tiga hari dan diswab," katanya.  (rmt/rek)


Sumber: Anak-Anak Dilarang, Ibadah Umrah Dibatasi Umur 18-61 Tahun (jawapos.com)


Mari lihat dan pelajari SMART MANUFACTURING dengan solusi ADVANTECH 04 Feb 2021 - segera daftar di EVENTCERDAS.COM / https://s.id/eventcerdas4feb 


Post a Comment

0 Comments