Siap Hadapi New Normal, ASN Kementerian ESDM Tingkatkan Kapabilitas

 


PPSDM Aparatur Kementerian ESDN mengadakan Forum Peningkatan Kapabilitas ASN KESDM bertemakan Pengembangan Profesionalitas ASN KESDM di Era New Normal di PPSDM Geominerba, Bandung, Jumat (5/11).

INFO NASIONAL-- Pandemi Covid 19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 mengubah banyak hal termasuk sistem kerja yang semula full dikantor menjadi Work From Home (WFH). Mau tidak mau kegiatan perkantoran harus tetap berjalan sesuai jadwal namun juga tetap memperhatikan protokol Kesehatan.

Saat ini, Indonesia masuk dalam era new normal. Aparatur Sipil Negara (ASN) harus adaptif dalam menghadapi system kerja yang baru ini. Untuk mendukung hal tersebut, PPSDM Aparatur Kementerian ESDN  mengadakan Forum Peningkatan Kapabilitas ASN KESDM bertemakan Pengembangan Profesionalitas ASN KESDM di Era New Normal di PPSDM Geominerba, Bandung, Kamis (5/11).

Acara dilakukan dengan protokol Kesehatan yang ketat. Setiap undangan harus mengikuti rapid tes dan menggunakan masker. Selain secara offline, acara juga berlangsung secara online melalui Zoom dan streaming melalui kanal youtube kesdm dan bpsdm esdm sehingga peserta tak terbatas di wilayah Bandung saja.

Sesuai pidato Presiden RI pada sidang tahunan krisis Covid telah memaksa kita menggeser channel cara kerja (extraordinary) dari cara-cara normal menjadi extra normal, dari biasa menjadi luar biasa, dari prosedur panjang dan berbelit menjadi smart shortcut, dan dari orientasi prosedur menjadi orientasi hasil. Kerangka kebijakan pengembanagn kompetensi era new normal yaitu terjadi pergeseran paradigma Training and Development ke Learning and Development.

“Pengembangan kompetensi ASN sesuai dengan visi Presiden Jokowi yaitu terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong dengan bekerja keras, terampil menguasi ilmu dan pengetahuan,” kata Prahoro Nurtjahyo, Kepala BPSDM ESDM.

“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memunculkan ide, gagasan dan terobosan baru, Langkah-langkah strategis dalam percepatan pengembangan kompetensi ASN terutama di era new normal agar ASN KESDM lebih produktif dalam meningkatkan profesionalisme dan peningkatan skill teknologi informasi,” jelas Susetyo Edi, Kepala PPSDM Aparatur.

Mengundang narasumber yang memiliki kapabilitas di bidangnya yaitu Dr. Adi Suryanto M.Si Kepala Lembaga Administrasi Negara, Anang Basuki, CEO BNI University, Professor Adrian Wilkinson dari Griffith University Australia serta Hiroshi Nishimoto, First Secretary Energy and Natural Resources, Embasssy of Japan. Acara berlangsung dengan dinamis dipandu oleh Charles Bonar Sirait.

Narasumber pertama, Adi Suryanto menjelaskan tentang strategi untuk membangun SDM yang perubahan dan kebijakan tentang tatanan normal yang baru. Krisis yang terjadi merupakan kesempatan untuk mengubah cara berpikir ASN untuk membuat lompatan yang jauh.

Sistem saat ini memudahkan orang untuk belajar kapan saja dan dimana saja. “Bagaimana kita mengembangkan aplikasi dan sistem, bukan memindahkan sistem pembelajaran kelas dipindahkan ke virtual,” ujarnya. Menggunakan system lama yang dibuat virtual tentu tidak menyelesaikan masalah. Justru ASN harus membuat system baru yang cocok dilakukan secara virtual dan mampu memperoleh kualitas yang maksimal.

Lebih lanjut Adi menjelaskan bahwa pergeseran paradigma training and development ke learning and development yang dimaksud ialah proses meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dan mengembangkan sikap atau keyakinan kita sehingga kita memiliki kemampuan untuk membuat pilihan/keputusan. “ASN harus bisa mengambil keputusan,” terang Adi.

Teknologi PEM saat ini mengarah ke massive online open courses, blended learning, micro mobile learning. Kedua, distance learning  menggunakan 10% formal learning, 20% social learning dan 70% experiental learning. Ketiga pengembangan kompetensi widyaiswara dilaksanakan melalui pendekatan system pembelajaran terintegrasi (corporate university). Keempat, kebijakan akreditasi untuk mendukung organisasi pembelajaran.

Untuk itu dalam menghadapi era New Normal, ASN Kementerian ESDM harus dapat menjadi pemimpin yang siap menghadapi segala tantangan. Apalagi Kementerian ESDM menjadi garda terdepan dalam menentukan kebijakan. Tantangan dan ketidakpastian akan terus terjadi, perubahan memang tidak mudah harus menyamakan ekspektasi dan keluar dari cara normal selama ini untuk Indonesia yang lebih baik. (*)


sumber: https://nasional.tempo.co/read/1402923/siap-hadapi-new-normal-asn-kementerian-esdm-tingkatkan-kapabilitas/full&view=ok


Ayo Ikuti Event Online Bersama APTIKNAS. silahkan Cek di Eventcerdas.com

banner_TREN2021%2BSOCIETY%2B5.0

Post a Comment

0 Comments