30 Kegiatan Sehari-hari dan Urutannya yang Paling Bisa Sebarkan Corona

Foto: iStock/30 Kegiatan Sehari-hari dan Urutannya yang Paling Bisa Sebarkan Corona

Jakarta - Bahaya pandemi Corona masih terus menghantui hingga saat ini meski jumlah penderita baru sudah menurun jumlahnya. Kini pun dunia mulai memasuki era new normal dan beberapa tempat sudah dibuka.
Memasuki era new normal ini, kamu perlu mengetahui kegiatan apa saja yang berisiko tinggi dan rendah untuk mencegah penyebaran virus Corona. Situs Mlive mewawancarai sejumlah dokter di Michigan, Amerika Serikat untuk memberikan paparan mengenai kegiatan dan lokasi aktivitas yang berpotensi menyebarkan corona. Para dokter itu di antaranya pakar penyakit infeksi menular Dr. Matthew Sims, direktur pencegahan infeksi Dr. Dennis Cunningham, pakar penyakit infeksi Dr. Mimi Emig, dan direktur pencegahan infeksi Dr. Nasir Husain. Dokter-dokter tersebut memberi peringkat pada 30 kegiatan yang biasanya kita lakukan, seberapa besar risiko kegiatan tersebut menjadi sumber penyebar COVID-19. Berikut ini daftar 30 kegiatan sehari-hari dan tingkat risikonya menyebarkan virus Corona:
Tingkat Risiko: 9
1. Bar
Para ahli setuju bahwa bar adalah tempat yang paling berisiko untuk menularkan COVID-19. Saat berada di bar, banyak orang yang tidak akan mengenakan masker, terutama ketika orang tersebut mabuk. Saat seseorang mabuk, mereka tidak akan mematuhi aturan-aturan yang ada. Itulah mengapa bar lebih berbahaya dari restoran.
2. Konser Musik
Konser musik besar yang diadakan dapat menjadi sarang penyebaran virus. Menurut Dr. Mimi Emig, pensiunan spesialis penyakit menular Spectrum Health mengatakan bahwa bernyanyi adalah cara yang sangat efektif untuk menyebarkan virus. Sehingga ketika orang berbicara atau bernyanyi dengan keras, itu akan berpotensi untuk menyebarkan lebih banyak virus ke lingkungan sekitarnya dan meningkatkan risiko infeksi COVID-19.
Tingkat Risiko: 8
3. Stadion Olahraga
Hampir sama seperti konser, stadion olahraga juga dipenuhi oleh banyak orang. Orang-orang juga cenderung akan bersorak, berteriak, dan bernyanyi dengan kencang yang membuat penyebaran COVID-19 menjadi lebih mudah.
4. Gym
Di tempat gym orang akan mengeluarkan lebih banyak sekresi pernapasan. Selain itu juga sulit untuk berolahraga sambil mengenakan masker. Cobalah untuk berolahraga dengan menggunakan peralatan individu dan membersihkannya setelah digunakan. Sebisa mungkin hindari kegiatan kelompok dalam ruangan.
5. Taman Hiburan
Banyak tindakan pencegahan yang diperlukan untuk mencegah taman menjadi sumber penyebaran virus Corona. Taman perlu membatasi jumlah orang, menerapkan jarak sosial, serta membersihkan alat atau wahana setelah digunakan oleh setiap orang.
6. Gereja
Menurut para dokter di Michigan, Amerika Serikat penyebaran virus Corona dipercaya ada yang berasal dari gereja. Risiko penyebaran di Michigan, Amerika Serikat menurut mereka dapat dikurangi dengan mengatur kursi agar lebih berjarak antara satu orang dengan lainnya dan memastikan semua orang yang datang melakukan tindakan pencegahan serta menggunakan masker.
7. Makanan Prasmanan
Makanan prasmanan lebih berbahaya dibandingkan dengan restoran biasa. Prasmanan akan memungkinkan orang-orang berkumpul dan berbagi peralatan saji. Tentu saja hal itu bisa meningkatkan risiko penyebaran COVID-19.
Tingkat Risiko: 7
8. Bermain Basket
Para ahli sepakat bahwa sebagian besar kegiatan di luar ruangan berisiko rendah, kecuali bermain basket. Bermain basket membutuhkan kontak langsung antara para pemainnya. Selain itu, para pemain biasanya akan menolak untuk menggunakan masker. Namun jika kamu bermain basket dengan orang-orang yang melakukan isolasi diri bersamamu di rumah maka risikonya akan lebih rendah.
9. Kolam Renang Umum
Kamu tidak akan mengenakan masker saat berenang bukan? Walaupun kita tidak memiliki data yang cukup kuat mengenai penyebaran COVID-19 melalui kolam renang, namun menggunakan kolam renang pribadi akan jauh lebih aman dibandingkan kolam renang umum.
10. Sekolah
Sekolah memiliki banyak faktor rumit terkait penyebaran COVID-19. Para siswa sering berada dalam jarak kurang dari 2 meter dan berjam-jam pada ruangan yang sama. Jika sekolah sudah kembali dibuka maka akan lebih aman jika para siswanya mengikuti tindakan pencegahan seperti melakukan jarak sosial, mengenakan masker, dan rutin mencuci tangan.
Tingkat Risiko: 6
11. Restoran dalam Ruangan
Restoran dalam ruangan lebih berisiko dibanding di luar ruangan karena pergantian udaranya. Jika ingin makan di restoran dalam ruangan maka carilah meja yang tidak banyak dilalui oleh orang-orang.
12. Taman Bermain
Hampir sama dengan sekolah, cukup sulit menegakkan tindakan pencegahan pada anak-anak. Anak-anak cenderung menyentuh mulut atau bersin dan batuk di permukaan. Sulit untuk membuat anak-anak terpisah sejauh 2 meter. Tapi taman bermain dengan jumlah anak yang sedikit akan lebih kecil risikonya dibandingkan dengan yang ramai.
13. Salon
Tindakan-tindakan yang dilakukan di salon, seperti menggunting, mengecat rambut, atau semacamnya akan membuatnya sulit untuk menerapkan jarak sosial. Untuk mengurangi bahaya penyebaran Corona, setiap orang yang berada di salon harus menggunakan masker.
14. Bioskop
Teater bioskop tidak dirancang untuk mengikuti aturan pencegahan Corona. Jika bioskop kembali dibuka mungkin ada beberapa tindakan pencegahan yang perlu dilakukan, seperti memberi jarak tempat duduk, menggunakan masker, dan membatasi jarak ketika orang lain harus berjalan masuk atau keluar dari bioskop.Menurut para ahli, bioskop di luar ruangan akan jauh lebih baik.
Tingkat Risiko: 5
13. Pesta di Rumah
Mengadakan pesta di dalam rumah akan jauh lebih berisiko dibandingkan dengan di luar rumah. Sulit untuk memisahkan atau memberi jarak antara satu orang dengan orang lainnya, sehingga pesta di dalam rumah menjadi salah satu kegiatan yang berisiko menularkan Corona.
14. Naik Pesawat
Pesawat akan membawa seseorang dengan orang-orang lainnya dalam waktu yang cukup di dalam ruangan yang sama. Itulah mengapa jika orang-orang di dalam pesawat tidak mengenakan masker dengan baik dan benar, risiko terinfeksi virus Corona akan meningkat.
15. Mall
Mall bisa menjadi tempat yang cukup berisiko untuk penyebaran virus Corona. Jika setiap orang menggunakan masker dan mengikuti aturan pencegahan yang berlaku, risikonya mungkin akan menurun.
16. Pantai
Sebenarnya pantai bisa menjadi tempat yang berisiko rendah untuk menyebarkan virus Corona, namun jika pantai itu sepi pengunjung. Namun jika pantai dipadati banyak pengunjung dan para pengunjung tersebut tidak mematuhi aturan pencegahan yang ada maka pantai bisa berisiko tinggi menjadi tempat penyebaran virus Corona.
Tingkat Risiko: 4
17. Dokter Gigi
Menurut Emig, pergi ke dokter gigi di tengah pandemi saat ini bahkan lebih berisiko dibandingkan pergi untuk potong rambut. Namun beberapa ahli mengatakan bahwa pergi ke dokter gigi berisiko rendah.
"Pembersihan gigi memberi aerosol pada apa yang ada di mulutmu. Jika seseorang tanpa sadar memiliki infeksi, virus itu akan menjadi aerosol," kata Emig.
Itulah mengapa saat ini dirinya tidak menyarankan orang-orang untuk pergi ke dokter gigi, kecuali ada masalah serius yang harus segera ditangani.
18. Berjalan di Tempat Ramai
Berjalan di luar sebenarnya berisiko rendah karena berada di luar ruangan dan tidak terlalu lama terpapar dengan orang tertentu. Namun itu jika jalanan yang dilewati sepi. Jika jalanan tersebut sangat ramai, itu bisa menjadi masalah. Segala sesuatu yang berhubungan dengan keramaian saat ini sangatlah tidak disarankan.
19. Kantor
Kantor bisa berisiko lebih rendah jika seluruh karyawannya mengikuti aturan pencegahan dengan benar. Walaupun demikian, para ahli mengatakan bahwa akan tetap lebih aman jika bisa bekerja dari rumah karena berada di dalam ruangan bersama pekerja lainnya selama lebih dari 10 jam bisa mendatangkan risiko yang lebih.
20. Ruang Tunggu Dokter
Saat ini banyak rumah sakit dan tempat praktek dokter sudah mengikuti aturan pencegahan dengan memberi jarak pasien di ruang tunggu atau memperbolehkannya untuk menunggu di kendaraannya. Cara-cara tersebut dapat mengurangi risiko penyebaran COVID-19.
21. Makan di Restoran Luar Ruangan
Makan di restoran luar ruangan jauh lebih aman dibandingkan di dalam ruangan. Sirkulasi udara yang baik dapat membantu menghilangkan virus yang ada di udara.
Tingkat Risiko: 3
22. Belanja Bulanan
Pusat-pusat perbelanjaan telah mewajibkan para pengunjungnya untuk menggunakan masker. Hal itu dapat membantu mengurangi risiko penyebaran COVID-19. Namun jika banyak pengunjung tidak menggunakan masker maka risikonya akan meningkat.
23. Berkemah
Saat ini berkemah bukanlah pilihan yang tepat. Sekalipun berkemah bersama anggota keluarga, namun akan tetap lebih aman jika tinggal di rumah.
24. Hotel
Hal yang berisiko saat menginap di hotel saat ini adalah saat seseorang hendak check-in dan menikmati sarapan di hotel bersama tamu hotel lainnya. Jika terpaksa harus menginap di hotel maka usahakan untuk meminimalkan kontak dengan orang lain untuk membuat risikonya menjadi lebih rendah.
25. Bermain Golf
Bermain golf sebenarnya cukup aman dilakukan di tengah pandemi saat ini, karena olahraga tersebut dilakukan di ruang terbuka. Yang menjadi masalah adalah ketika orang-orang mulai bergaul, berbagi peralatan golf, dan berada dalam jarak kurang dari 2 meter.
26. Museum dan Perpustakaan
Tempat-tempat ini biasanya bukan tempat yang banyak atau ramai dikunjungi. Tempat ini juga yang paling memungkinkan orang menggunakan masker dan menjaga jarak antara satu sama lain.
Tingkat Risiko: 3
27. Berjalan, Berlari, dan Bersepeda di Jalan Setapak
Berjalan, berlari, dan bersepeda di jalan setapak tidak banyak berisiko karena tidak memungkinkanmu untuk bersetuhan dengan banyak orang dan berada lama di dekat mereka. Risiko akan meningkat jika kamu berdekatan dengan sekelompok orang dan tidak mengenakan masker.
28. Pom Bensin
Menurut para ahli, mengisi bensin kendaraanmu adalah kegiatan yang tidak banyak berisiko karena berada di ruang terbuka dan memungkinkanmu untuk tidak berdekatan dengan orang lain. Kemungkinan besar virus akan menempel pada gagang atau selang pengisi bensin dan akan menyebar di udara jika seseorang melakukan kontak dekat dengan orang lain.
Tingkat Risiko: 2
29. Membungkus Makanan dari Restoran
Dengan segala aturan yang telah ditetapkan oleh pihak restoran untuk mencegah infeksi Corona, seperti membayar tidak dengan uang cash, atau hal-hal lainnya, hal itu dirasa cukup aman. Membungkus makanan dari restoran jauh lebih baik dibandingkan dengan makan langsung di restoran.
30. Bermain Tenis
Bermain tenis hanya akan memberikan sedikit risiko dalam penyebaran virus Corona. Memberikan jarak adalah bagian dari permainan ini. Selain itu tennis juga biasanya dilakukan di luar ruangan dan tidak membutuhkan banyak orang, hanya 2 sampai 4 orang.

Post a Comment

0 Comments